Nelayan Morowali Tewas Diduga Akibat Kompresor

- Periklanan -

Ilustrasi (@jawapos.com)

MOROWALI – Seorang nelayan bernama Ahyar (38) warga Desa Lahuafu, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali ditemukan tewas di laut. Jasad Ahyar ditemukan dengan kondisi mulut berbusa oleh tiga rekannya yang juga bekerja sebagai nelayan.

Dari informasi yang dikumpul, awalnya pada 27 Maret 2017 sekitar pukul 22.30 wita korban turun ke laut untuk memancing ikan. Dalam mencari ikan tersebut, almarhum Ahyar menggunakan perahu kecilnya. Saat berada sekitar 100 meter dari bibir pantai, almarhum melakukan penyelaman ke dasar laut dengan menggunakan kompresor.

- Periklanan -

Kurang lebih empat jam lamanya, korban tak kunjung naik ke dasar air laut. Sekitar pukul 02.00 wita tanggal 28 Maret 2017, tiga nelayan lainnya mendapati perahu korban terapung apung diatas air laut tanpa ada orangnya. Melihat kompresor dan selangnya tergeletak sendirian diatas perahu, ketiga rekan nelayan korban langsung melakukan penyelaman untuk mencari Ahyar.

Sekitar 30 menit penyelaman mereka lakukan, akhirnya Ahyar berhasil ditemukan. Namun, Ahyar ditemukan dengan kondisi tewas dan mengeluarkan busa dari dalam mulutnya. Saat jenazah Ahyar berhasil dibawa ke darat, warga lainnya langsung menghubungi pihak kepolisian Bungku Tengah untuk melakukan evakuasi.

“Saya dengar dengar, almarhumah (Ahyar, red) meninggal karena kehabisan oksigen. Tapi, belum ditahu pasti juga karena polisi masih melakukan proses penyelidikan, “ungkap Fandi yang juga nelayan di Desa Lahuafu saat ditemui dibibir pantai Rabu kemarin (5/4).

Sementara itu nelayan lain bernama Agus (43) mengatakan, insiden kematin nelayan di perairan Desa Lahuafu tidak baru kali itu terjadi. Beberapa minggu yang lalu, juga pernah ditemukan mayat nelayan yang tewas saat melakukan aktivitas pancing. “Sudah banyak nelayan meninggal, bukan cuman ini. Hanya, penyebabnya berbeda beda. Kalau dihitung-hitung, sudah hampir sepuluh orang,” ungkap Agus saat hendak turun menangkap ikan.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.