alexametrics Muscab PPP Tolitoli Deadlock Murni karena Situasi yang Tidak Kondusif – Banyumas Cyber Team
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Muscab PPP Tolitoli Deadlock Murni karena Situasi yang Tidak Kondusif

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Sekretaris Wilayah PPP, Iman Sudirman menegaskan Muscab Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Tolitoli terpaksa diskorsing karena memang benar-benar situasi yang tidak kondusif. Tidak ada kesengajaan ataupun setingan sehingga Muscab diarahkan untuk deadlock.

Hal itu disampaikan Iman, yang juga Pimpinan Sidang Pleno 3 pada Muscab DPC PPP Tolitoli, guna meluruskan rumor yang berkembang bahwa Muscab sengaja diseting agar deadlock atau tidak mencapai kesepakatan. Dia mengatakan, bahwa tudingan tersebut berlebihan dan tidak benar.

“Jika diperhatikan dengan saksama forum Muscab mulai memanas sejak ada pertanyaan tentang keabsahan SK beberapa PAC di Tolitoli pada sidang pleno I. Kemudian berlanjut pada pleno III sidang telah dipimpin oleh DPW sebagaimana amanah PO 01 tahun 2021 PPP,” terangnya.

Sesaat sidang dibuka, maka dirinya sebagai pimpinan sidang mengecek kembali registrasi peserta. Dari 10 PAC yang didaftarkan dalam Sipol, lembar registrasi hanya ditandatangani oleh 8 PAC. Pun demikian dalam registrasi ulang tersebut, satu orang utusan PAC membawa kertas bertuliskan identitasnya, kemudian 1 orang utusan PAC lainnya tidak membawa KTP atau dokumen identitas pribadi lainnya.

Dalam masa registrasi ulang tersebut salah seorang kader, atas nama Asmaul berbicara memberikan informasi dan dokumen sanggahan bahwa berdasarkan info dari sekretaris DPC Kabupaten Tolitoli terdapat beberapa SK PAC yang diragukan keabsahannya.

Dalam situasi tersebut kemudian bergulir pendapat untuk mengeluarkan Asmaul dari ruang sidang dengan alasan karena Asmaul sebelumnya telah dikeluarkan keanggotaannya dari PPP. Namun, yang bersangkutan membawa dokumen putusan mahkamah partai di mana telah memulihkan dan mengembalikan keanggotaannya yang disaksikan oleh pimpinan sidang dan ketua DPC Demisioner.

Dirinya sebagai Pimpinan sidang meminta kepada peserta sidang untuk mempertimbangkan kehadiran Asmaul karena Muscab adalah keputusan tertinggi dalam tingkat DPC. Namun perserta sidang atau tepatnya pengurus DPC demisioner memaksa untuk mengeluarkan Asmaul dengan alasan sampai dengan mereka demisioner tidak pernah menerima Salinan putusan dari mahkamah partai tersebut.

“Atas desakan peserta sidang kemudian pimpinan sidang memutuskan untuk mengeluarkan Asmaul namun dia tidak mau keluar karena merasa berhak tetap sebagai anggota PPP. Sebab belum diindahkan kemudian pimpinan sidang memerintahkan kepada panitia pelaksana untuk mengeluarkan saudara Asmaul,” jelasnya.

Oleh karena panitia belum juga bisa mengeluarkan Asmaul sehingga kemudian pimpinan sidang dengan sangat tegas meminta Asmaul untuk keluar. Kemudian terjadilah kericuhan dan karena situasi sidang sudah tidak kondusif maka pimpinan sidang meng-skorsing sidang sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

“Jadi apa yang ditudingkan adalah tudingan yang tidak berdasar,” tegasnya.

Lanjut dia, jika diperhatikan rangkaian Muscab, dari kunjungan Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah ke Kediaman mantan Ketua DPW PPP Provinsi Sulawesi Tengah, Kemudian sambutan Ketua DPW dalam pembukaan Muscab, kemudian kehadiran ketua DPW dalam Muscab, adalah keliru jika deadlock Muscab Tolitoli adalah by desain.

Terkait kepulangan Ketua DPW dan anggota lainnya semuanya karena alasan keamanan. Di mana DPC sebagai pelaksana dinilai gagal mengkondusifkan Muscab. Terlebih adanya ancaman dari salah satu peserta Muscab. Sehingga demi keamanan dan keselamatan seluruh pengurus DPW, maka diputuskan kembali ke Palu.

“Sama sekali tidak ada setingan, itu fitnah. Yang benar adalah DPW tidak mau mencampuri terlalu jauh apa yang menjadi polemik di internal DPC PPP Kabupaten Tolitoli,” ungkapnya.

Olehnya, dia berharap tudingan yang menyebut bahwa deadlock Muscab DPC PPP Tolitoli adalah setingan segera dihentikkan. Sebab selama ini hubungan DPW dan DPC Tolitoli berjalan dengan baik maka tidak boleh ada narasi yang mempertentangkan keduanya. (*/agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.