alexametrics Mulai 1 Oktober Sekolah di Sulteng Boleh Dibuka – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Mulai 1 Oktober Sekolah di Sulteng Boleh Dibuka

Asalkan Berstatus Zona Hijau dan Kuning

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah telah mengeluarkan surat edaran tentang perubahan kebijakan penyelenggaraan pembelajaran di satun pendidikan selama masa pandemi Covid-19. Di mana sekolah-sekolah di zona hijau dan kuning bakal kembali dibuka paling cepat 1 Oktober 2020 mendatang.

Dikonfirmasi Selasa sore (25/8), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Irwan Lahace membenarkan, terkait sudah adanya surat edaran tersebut. Dia menyampaikan, bahwa dalam surat edaran tersebut, memperbolehkan sekolah di zona hijau dan kuning kembali dibuka, asalkan mengikuti sejumlah catatan yang telah dijelaskan dalam surat edaran tersebut. “Seperti satuan pendidikan wajib mendapatkan rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 untuk pembelajaran tatap muka dan juga telah mendapatkan surat pernyataan dari orang tua murid yang mengizinkan anaknya melakukan pembelajaran tatap muka,” terang Irwan Lahace mengutip Surat Edaran Gubernur.

Dalam Surat Edaran tersebut juga menyebutkan, bahwa penetapan untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka baik satuan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Satuan Pendidikan wewenang Kemenag diserahkan pula kepada Walikota/Bupati serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah (khusus sekolah pendidikan islam). Sementara untuk evaluasi dan implementasi pembelajaran tatap muka juga diserahkan kepada Walikota/Bupati serta Kakanwil Kemenag Sulteng.

Dimintai tanggapan terkait diperbolehkannya lagi pembelajaran tatap muka di sekolah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Palu, Ansyar Sutiadi, menyampaikan bahwa pihaknya, tengah mempersiapkan hal tersebut. Dengan membut pedoman pembelajaran atau Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai protokol kesehatan. “Namun sebelum itu, Dinas Dikbud Kota Palu, terlebih dahulu melakukan sosialisasi pedoman pembelajaran berdasarkan SOP pendidikan yang disesuaikan dengan perubahan SE Gubernur, di masing-masing satuan pendidikan yang ada di Kota Palu. Target kami pertengahan bulan September sosialisasi berakhir,” ujarnya.

Sehingga diharapkan dari hasil sosialisasi tersebut, masing-masing satuan pendidikan sudah bisa menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang dalam proses pembelajaran secara tatap muka, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. “Sesuai kesiapan sekolah masing-masing berdasarkan hasil evaluasi dari gugus tugas dan Disdikbud Kota Palu, jika sudah siap diperbolehkan,” sebutnya.

Dia menambahkan, yang terpenting dalam menyiapkan pembelajaran secara tatap muka di sekolah oleh satuan pendidikan dalam masa pandemic dan disertai oleh adanya perubahan SE gubernur, yakni yang berkaitan langsung dengan keterlibatan orang tua peserta didik. “Karena dalam SE gubernur dicantumkan poin tentang siswa atau murid bisa belajar secara tatap muka di sekolah, jika ada izin dari orang tua siswa tentunya melalui surat pernyataan dari orang tua murid,” tambahnya. (zal)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.