alexametrics Muhidin Said Beri Bantuan kepada Warga Palu Terdampak Covid-19 – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Muhidin Said Beri Bantuan kepada Warga Palu Terdampak Covid-19

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Anggota Komisi XI DPR RI, H. Muhidin Mohamad Said bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar penyuluhan jasa keuangan terkait dengan stimulus OJK kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Palu, digelar di Kelurahan Duyu Kecamatan Palu Barat, Selasa (30/11).

Tim penyuluh dari tim kerja H. Muhidin Said, terdiri dari Salihudin Awal, Muhlis U. Aca, dan Wahid Tarim. Sedangkan dari OJK Sulteng diwakili oleh Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sulteng, Wahyu Kresnanto.

Hadir pada kesempatan tersebut Lurah Duyu Kecamatan Palu Barat, Ahmad Fauzi. Lurah hadir bersama sekitar 100 orang warga Duyu yang semuanya mengikuti penyuluhan jasa keuangan dari OJK Sulteng dan tim H. Muhidin Said, sekaligus menerima bantuan berupa sembako dari H. Muhidin Said yang diberikan langsung oleh tim kerjanya.

Menurut pemateri penyuluhan dari tim H. Muhidin Said yang disampaikan oleh Muhlis U. Aca penyuluhan ini, dan pembagian sembako merupakan stimulus dan langkah pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan target
mengangkat kembali kesejahteraan masyarakat akibat mewabahnya pandemik Covid-19.

“ Kegiatan bersama OJK ini, dan dihadiri warga masyarakat Duyu merupakan bentuk perhatian dari bapak H. Muhidin M. Said. Dalam penyuluhan jasa keuangan ini, kita semua perlu mengetahui tugas dan fungsi dari OJK. Kita harus banyak mengenali dan menerima informasi baru dari OJK, dan hal-hal apa yang diurus oleh OJK. Semoga kita semua mendapat pengetahuan baru dari acara ini, “ kata Muhlis U. Aca, dalam penyuluhan.

Seperti biasa, diakhir penyuluhan diserahkan seminar kit berupa sembako kepada masyarakat yang mengikuti penyuluhan. Kegiatan penyuluhan yang sama dilakukan pula di beberapa kelurahan di Kota Palu.

Pada kesempatan itu, Wahyu Kresnanto dari OJK, menjelaskan tentang kebijakan stimulus perekonomian dampak pandemik Covid-19. Wahyu mengemukakan dasar hukum lembaga OJK di Indoensia, yakni Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK. Dengan tugasnya adalah mengatur, mengawasi dan melindungi konsumen dan masyarakat, tugas preventif berupa edukasi keuangan, dan kuratif yakni penanganan pengaduan.

Industri yang diawasi oleh OJK, adalah IKNB misalnya perasuransian, lembaga pembiayaan, dana pensiun, lembaga keuangan khusus, jasa penunjang IKNB, dan lembaga keuangan mikro. Selanjutnya mengawasi Perbankan, seperti Bank Umum Syariah dan konservatif, BPR (syariah dan konservatif). Kemudian OJK mengawasi Pasar Modal, terdiri dari SRO (BEI, KPEI, KSEI), perusahaan efek, dan manajer investasi.
Kebijakan stimulus perekonomian pemerintah oleh OJK yaitu mencegah debitur macet, restrukturisasi, dan kredit modal kerja tambahan. Kemudian, OJK juga mendampingi masyarakat agar tidak terjebak dengan godaan pinjaman online yang saat ini semakin marak bermunculan. Sejauh ini, OJK telah menertibkan praktik dari Pinjol ini. Hingga pada kesempatan itu OJK memberikan penyuluhannya agar masyarakat luas mengerti sepak terjang pinjol.

Dari penyuluhan itu, beberapa warga coba mengajukan pertanyaan kepada pemateri, seperti yang disampaikan oleh Mursid, yang menanyakan tentang permasalahan administrasi ATM yang semakin naik. Ini sangat berat.
Asuransi mobil susah diurus. Ini harus diajukan kemana.

Pertanyaan yang disampaikan Mursid, dijawab dengan lugas oleh Wahyu Kresnanto. Hingga pemateri ini pun memberikan jawaban terhadap pertanyaan–pertanyaan yang muncul berikutnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.