Mudik Gratis, Pemprov Sulteng Siapkan 34 Armada Bus

- Periklanan -

Ilustrasi mudik di Palu beberapa waktu lalu. (Foto; bmzIMAGES)

PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan 34 armada bus untuk mudik gratis untuk Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Total ada sekitar 272 seat atau tempat duduk yang disiapkan untuk mudik gratis dengan tujuan sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah.

Kepada wartawan kemarin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Haris Renggah mengungkapkan, sejak dibukanya pendaftaran mudik gratis pada 4 Desember lalu hingga kini, tercatat sudah ada 15 pendaftar.  Para pendaftar didominasi mahasiswa yang menimba ilmu di Kota Palu.

“Saat ini tercatat sudah 15 pendaftar, pengalaman pada mudik gratis lebaran, masyarakat akan ramai mendaftar di hari-hari menjelang hari H keberangkatan,” tutur Haris.

Bagi calon pendaftar mudik gratis, tidak diberatkan dalam persyaratannya. Hanya menunjukkan KTP atau kartu pelajar bagi pelajar atau mahasiswa yang belum memiliki KTP. Adapun 34 bus yang disiapkan untuk mudik gratis ini, berasal dari 9 PO dengan tujuan Parimo, Poso, Tentena, Morowali Utara, Morowali, Touna, Kabupaten Banggai, Tolitoli serta Kabupaten Buol.

- Periklanan -

“Bus-bus yang kita siapkan ini, merupakan bus-bus yang representatif,” jelas Kepala Dinas.

Tidak hanya itu, sebelum berangkat pun, bus-bus yang ada ini akan diperiksa terlebih dahulu dengan melakukan rem cek. Dalam rem cek ini ada 7 item pemeriksaan yang intinya menentukan apakah bus layak jalan atau tidak. “Tidak hanya kendaraan, sopir juga kami periksa kesehatannya. Akan kami tes urine untuk pastikan mereka pakai narkoba atau tidak, jika kesehatannya tidak baik dan positif narkoba kami tidak izinkan berangkat,” terangnya.

Meski mudik gratis, para penumpang sendiri, kata Haris, tetap mendapat asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mudik gratis sendiri rencananya akan serentak dilepas ke daerah tujuan masing-masing pada 21 Desember mendatang. “Rencananya bapak gubernur yang akan melepas di depan kantor gubernur,” sebut Haris.

Lebih jauh disampaikan Haris, dirinya berharap ke depan ada kerja sama dan perhatian dari masing-masing daerah tujuan mudik, untuk ikut terlibat membantu warganya ketika hendak balik kembali ke Kota Palu. Bantuan yang dimaksud, adalah fasilitas serupa yang diberikan oleh pemerintah provinsi.

“Kami rencananya juga akan melakukan pembicaraan dengan Balai Angkutan Jalan, untuk menjajaki apakah ada peluang kerja sama melakukan mudik gratis lintas provinsi di tahun depan,” ujarnya.

Dia pun berharap, kesempatan mudik gratis dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru ini dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu. ‘’Ini sudah menjadi tanggung jawab dari pemerintah, dan tidak hanya dilakukan kali ini saja namun akan berlanjut di tahun depan,’’ katanya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.