Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Mobil yang Ditumpangi Kadis Dikbud Banggai Lakalantas

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Mobil dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Banggai, mengalami kecelakaan di patrol road PT. Donggi Senoro, Desa Uso, Kecamatan Batui, Jumat (8/9) lalu. (Foto: ist)

LUWUK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Tasrik Djibran bersama Parhan, seorang sopir mobil Toyota Hilux plat merah bernomor polisi DN 8867 R, mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas jalan patrol road PT. Donggi Senoro, Desa Uso, Kecamatan Batui, Jumat (8/9) lalu.

Untung saja kecelakaan yang terjadi tersebut, tidak menelan korban jiwa dan korban lainnya. Sebab ini merupakan kecelakaan tunggal. Parhan, sang sopir mengalami luka memar dan robek pada sekujur tubuh. Sementara Tasrik Djibran, harus mendapatkan perawatan secara intensif dari tim medis badan rumah sakit daerah Luwuk, karena mengalami luka memar, robek dan patah tulang pada bagian tangan kanan.

Pihak kepolisian yang dihubungi terkait kecelakaan ini membenarkannya.  Kabag Ops Polres Banggai, Kompol Margianta mengatakan, sekira pukul 09.30 wita telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di patrol road PT. Donggi Senoro, Desa Uso, Kecamatan Batui, Jumat (8/9) lalu.

“Jumat tanggal 08 September 2017, sekira pukul 09.30 Wita terjadi lakalantas tunggal di jalan patrol road, tepatnya di kamera CCTV 1,” katanya.

Lebih jauh orang nomor tiga di Mapolres Banggai itu mengatakan, korban dari kecelakaan tunggal di di lokasi PT Donggi Senoro ada dua orang yakni Parhan, selaku sopir mobil Toyota Hilux plat merah bernomor polisi DN 8867 R bersama seorang penumpangnya bernama Tasrik Djibran sang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Atas kejadian tersebut, Parhan mengalami luka ringan sementara Kadis mengalami luka parah pada bagian tangan yang diduga patah. “Parhan mengalami luka ringan dan kepala dinas Tasrik mengalami luka yang diduga patah tangan,” tutur Kompol Margianta.

Ketika ditanyakan kronologis dan penyebab kecelakaan, pihak Kepolisian Resort Banggai belum bisa memberikan keterangan yang pasti, sebab hal itu masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib. Demikian pula dengan pihak PT Donggi Senoro. Kepada koran ini, Minggu (9/9) kemarin, Humas PT Donggi Senoro, Rahmad, yang dikonfirmasi via handpone belum memberikan keterangan pasti terkait kecelakaan tersebut.

Apakah kecelakaan itu disebabkan karena sang sopir mengantuk dan melarikan mobil dengan kecepatan tinggi hingga tak mampu mengendalikan kendaraannya ataukah karena jalan yang dibangun oleh PT Donggi Senoro tersebut sudah tidak layak untuk digunakan sebagai jalan umum. Semuanya bisa terjawab sebab lokasi kecelakaan terdapat kamera CCTV. Tapi yang pasti, kecelakaan yang dialami Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai ini tidak masuk dalam rombongan bupati banggai saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Toili dan Toili Barat. (stv)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.