Mobil Pick Up Seruduk Penginapan Jembatan III

- Periklanan -

Mobil pick Up Carry warna biru DN 8031 BH ringsek menabrak penginapan Jembatan Palu III, Minggu (1/10) dini hari. (Foto: Wahono)

PALU– Pegawai penginapan Jembatan III Palu jalan Kimaja dihebohkan dengan kejadian sebuah mobil pick up Carry DN 8031 BH yang menabrak beberapa kendaraan yang terparkir depan penginapan. Minggu (1/10) dini hari, sekitar pukul 24.30. Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Tapi, dua penumpang mobil termasuk sopir harus di bawa ke RS Bayangkara Palu untuk menjelani perawatan, akibat luka pada bagian kaki dan kepala.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian, sopir atas nama Moh Salim (20) asal Desa Limboro Kabupaten Donggala melaju mengemudikan kendaraanya dari arah Barat ke Timur jalan Raja Moili menuju Kimaja.

Tepatnya disimpang tiga jalan Kimaja, sopir yang mengemudi dengan kecepataan tinggi akhirnya langsung menyeruduk kendaraan mobil pick Up yang terparkir di halaman. Dan tiga kendaraan milik pengunjung hingga ringsek.

- Periklanan -

Bagian depan penginapan hancur akibat kejadian tersebut. Pihak pengelola penginapan mengaku mengalami kerugikan yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah

Ratna, pegawai penginapan menjelaskan bahwa saat sedang asyik berbincang dengan temannya, ia mendengar suara yang keras di luar penginapan. Dirinya langsung keluar dan melihat dua orang yang sudah tergeletak tidak jauh dari kendaraanya.

“ Sopirnya masih di dalam mobil, yang satu itu perempuan sudah di luar dan sedang kesakitan, namun kedua korban semua masih dalam keadaan sadar, dan sudah di bawa ke RS Bayangkara,” ungkapnya.

Ratna mengaku tidak tahu persis peristiwa tersebut, sebab ia dan rekanya sedang asyik ngobrol di dalam penginapan. “Ini yang rusak mobil penginapan, dan motor milik pengunjung, jelaskan kami minta ganti rugi atas kejadian ini,” kata Ratna.

Sementara Yanti teman korban yang melintas dan mengenali mobil yang dikendarai korban menjelaskan bahwa, korban Moh Salim berencana akan mengantarkan kakaknya ke kampung. “ Dia sudah dua kali mengalami kejadian kecelakaan yang sama, lalu di desanya di Limboro Donggala. Korban memang belum begitu lincah kemudikan mobil.” Ungkapnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.