Mobil Penyapu Jalan Mulai Dioperasikan

- Periklanan -

PALU – Mobil penyapu jalan  yang didatangkan dari Jerman seharga Rp2 miliar mulai dioperasikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu pada ruas jalan Mohammad Hatta atau di sekitaran area Taman Gor. Pengoperasian ini dilakukan untuk menyapu daun-daun yang berserakan di pinggir jalan, Sabtu (25/2).

Mobil penyapu jalan saat beroperasi di area Taman Gor, Sabtu (25/2) lalu. (Foto:Taswin)

Pengoperasian ini juga dipantau langsung Sekertaris DLH Kota Palu, Firman beserta beberapa teknisi-teknisi dari DLH Kota Palu. Adapun aktifitas mobil ini di Taman Gor menurut Firman, dilakukan secara spontan oleh dirinya, yang kebetulan melintas di Jalan Mohammad Hatta dan melihat banyaknya daun kering di pinggir jalan. “Sampah-sampah ini kan sudah sampai di jalan, makanya saya instruksikan mobil ini untuk mebersihkan karena di sini merupakan jantung kota,” ujarnya.

- Periklanan -

Kendaraan dua fungsi tersebut memiliki fungsi yaitu menyapu serta mengisap debu dan juga bisa digunakan untuk memotong rumput, adapun sampah yang bisa ditampung mobil ini hanya sebanyak 2 kubik. Sementara pengoperasiannya digunakan maksimal 5 jam per hari, adapun bahan bakar yang digunakan mobil ini adalah solar, digunakan 4 sampai 6 liter perjamnya.

Sementara, untuk pengoperasian memotong rumput, pihak penyedia akan mengirim teknisinya kembali datang melatih operator di DLH Kota Palu. “Sebenarnya jadwalnya minggu ini, cuma mereka ada ke beberapa daerah sehingga nanti Senin teknisi dari pihak penyedia akan datang,”  lanjutnya.

Firman juga berharap, mobil sepeti ini bisa diperbanyak dan juga bisa dianggarkan di APBD mendatang, karena melihat fungsinya bagus sementara untuk pengoperasian kemarin akan terus dievaluasi kinerja dari mobil ini. Dari pantauan Koran ini, mobil tersebut beroperasi sepanjang kurang lebih 1 Km dan menghisap seluruh daun-daun  hingga tanah becek yang ada dijalan, hal ini juga mengakibatkan terhentinya penyapuan sementara untuk dibersihkan kembali saluran penyedotanya yang sudah banyak tertutupi oleh tanah.

Sementara itu menurut Bambang, selaku pengemudi sekaligus teknisi mobil penyapu ini, dirinya tidak mengalami kesulitan saat pengoperasian mobil ini karena sudah di latih selama satu minggu. “Sejauh ini kendalanya tadi karena banyaknya tanah yang tersedot jadi diistirahatkan sebentar untuk dibersihkan kembali,” katanya. (cr8)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.