Mobil Dinas Bea Cukai Terjungkal di Penggaraman Talise

- Periklanan -

Kondisi mobil merek ford ranger warna putih dengan nomor polisi Dinas B 9091 TSC yang sudah rusak parah. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Komodo tepatnya di penggaraman Pantai Talise Kota Palu. Sebuah mobil ford ranger warna silver berplat dinas, dengan nomor polisi B 9091 TSC yang diketahui milik Bea Cukai Kabupaten Morowali.

Mobil sendiri melaju dari arah Utara RE Martadinata, ke arah Selatan Talise, pada Senin dinihari (8/1). Dalam mobil tersebut ada dua orang, dan saat ini dalam perawatan medis di RS Undata dan hanya mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun koran ini bahwa, kejadian laka tunggal di penggaraman Pantai Talise Palu sekitar pukul 03.00 wita, mobil Ford Rangger B 9091 TSL yang dikemudikan oleh Al Ansar (42) thn, PNS Bea Cukai Morowali dengan kecepatan tinggi oleng menabrak pembatas pantai dan terbalik , akibat kecelakaan tersebut pengemudi dalam keadaan sehat dan penumpangnya Amar Khadapi, mengalami luka lecet dan kendaraannya mengalami kerusakan berat.

Peristiwa tersebut, tidak diketahui oleh warga sekitar kejadian. Bahkan Unit Lakalantas Satlantas Polres Palu tidak mendapatkan laporan kejadian tersebut. Melihat kabar di media sosial, anggota Lantas pada pukul 10.00 wita mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan kejadian, namun tidak mendapatkan kronologi pasti, dikarenakan korban berada di RS Undata.

- Periklanan -

Masyarakat yang kebetulan melintas di Jalan Komodo pun, langsung menjadikan mobil yang ringsek tersebut sebagai pusat perhatian. Bahkan, beberapa pengendara rela turun dari kendaraannya hanya untuk mengambil foto.

Mobil ini sendiri, sempat diambil plat nomornya oleh pegawai Bea Cukai dan menutupi mobil dengan terpal. Namun akhirnya petugas Unit Lakalantas Satlantas Polres Palu membuka terpal dan melakukan pemeriksaan.

Anca, seorang petani garam, yang melihat pertama kali mobil tersebut sudah dalam keadaan ringsek dan sudah tidak ada pemiliknya, menuturkan, jika dilihat kondisi mobil, yang berada tidak jauh dari tikungan tajam di penggaraman, maka mobil sepintas terlihat memang hilang kendali.

Sementara, Brigadir Santo, salah satu petugas Lakalantas Satlantas Polres Palu menerangkan, bahwa memang mobil mengalami hilang kendali. Diduga supir dalam kondisi mengantuk. “Kondisi jalan adalah tikungan tajam dan ini tentunya hilang kendali dengan kecepatan tinggi dan sudah tidak bisa terkontrol lagi. Karena terlihat ada bekas ban di jalan dan mobil sempat terjungkir,” ungkapnya.

Humas Polres Palu, Aiptu I Kadek Aruna menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa laka tunggal ini, saat ini kedua korban dirawat di RS Undata. “Hanya luka ringan saja, karena kedua korban gunakan sabuk pengaman yang tersedia dalam kendaraan. Itulah gunanya sabuk pengaman,” jelasnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.