Mobil Avanza Terjun di Jurang Pangi Tolitoli

- Periklanan -

Mobil Avanza milik Novi warga Buol, ditemukan terjun ke dalam jurang di Desa Pangi, Jumat (20/7). (Foto: Istimewa)

TOLITOLI – Kawasan lintasan pegunungan-tepatnya di jalur jalan Trans Sulawesi, Desa Pangi hingga kini masih menjadi lokasi “langganan” kecelakaan. Jumat (19/7) sekira pukul 03.00 wita dinihari, satu unit mobil jenis Avanza berwarna silver dengan nomor pelat DN 1130 FA, nyungsep ke dalam jurang sedalam kurang lebih tujuh meter.

Satlantas Polres Tolitoli yang berada di lokasi dan melakukan identifikasi masih menelusuri identitas pengemudi, dan apa penyebab laka tunggal tersebut terjadi. “Identitas pengemudi dan pemilik masih kami telusuri,” kata Kapolres Tolitoli, AKBP M Iqbal Alqudusy SH SIK.

Namun, lanjut Kapolres, sebelum terjadi kecelakaan, Toyota Avanza milik Novi Sri Amalia dengan alamat Desa Kantanan, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol ini, diperkirakan melaju dari arah Kecamatan Lampasio hendak menuju ke arah Kota Tolitoli. Nah, saat melewati jalan Trans Sulawesi, Desa Pangi, dengan kondisi jalan menurun, pengemudinya tidak dapat mengusai kendaraan sehingga terperosok masuk ke dalam jurang dengan ke dalaman kurang lebih tujuh meter.

- Periklanan -

Saat olah TKP, Polres Tolitoli kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui siapa pengemudi kendaraan, dan dugaan terkait lainnya.

“Setelah mengecek ke rumah sakit, ternyata tidak ditemukan korban pengendara ataupun penumpang dalam mobil tersebut. Tapi kami terus bekerja. Lokasi kejadian memang rawan laka,” ungkap Kapolres.

Dari pantauan, jalan trans Sulawesi terutama di Desa Pangi memang rawan laka. Selain tanjakan panjang dan tinggi, kondisi kanan kiri jalan juga masih terlihat jurang disertai tikungan tajam yang rawan. Saat ini, menurut warga sekitar, setidaknya kondisi jalan kini jauh lebih baik ketimbang saat tanah gunung sering longsor ketika hujan deras, beberapa bulan silam.

“Jalan Pangi ini sering terjadi kecelakaan, truk dan mobil kerap masuk jurang. Di sini sering tanah longsor. Jalan so kacili bagini, manalagi¬†tikungan tajam sehingga keadaannya menjadi rawan juga. Saran saya pemerintah harus tambah rambu peringatan, dan penerangan jalan,” saran Daling, warga sekitar.(dni)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.