Mobil Anak Ketua MUI Palu Dibusur

- Periklanan -

PALU – Aksi kejahatan dengan melepaskan anak panah buatan atau yang dalam istilah dikenal dengan busur di Kota Palu semakin mengkhawatirkan. Akhir pekan lalu, mobil warga Kecamatan Palu Barat menjadi sasaran pembusuran.

Sumber Radar Sulteng di Polres Palu, Kamis (7/11) menyebutkan aksi pembusuran nyaris mengenai ban mobil warga Kecamatan Palu Barat yang diketahui merupakan mobil anak dari Ketua MUI Kota Palu, Prof Zainal Abidin. “Saat kejadian Itu mobil dikemudikan anak ketua MUI Kota Palu. Untung saja mobil tidak berhenti dan langsung pulang ke rumah,” kata sumber yang menolak disebutkan identitasnya.

Menurut sumber, barang bukti yang diamankan adalah mata busur yang melekat di ban mobilnya. Bentuk mata busurnya bagian ujungnya bergerigi, sehingga saat dipanah ke ban tubles, ban mobil tetap kempes karena bagian ujung mata panah bergerigi dan berongga. “Dugaan sementara pelaku pembusuran sengaja memanah ban mobil dengan tujuan mau merampok,” bebernya.

- Periklanan -

Ketua MUI Palu Prof Zainal Abidin dikonfirmasi Radar Sulteng, kemarin (11/11) membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sepenuhnya menyerahkan kepada aparat berwajib termasuk mengungkap motifnya. ‘’Malam itu anak saya pulang dari kuliah di Fakultas kedokteran. Saat di jalan Pue Bongo terdengar suara benda mengenai bagian mobil. Setelah diperiksa di rumah baru ketahuan ada anak panah yang menancap di bodi mobil,’’ ungkap Prof Zainal seraya berharap pihak kepolisian selalu memberikan rasa aman warga masyarakat tanpa ada ketakutan saat beraktifitas.

Peran aparat kepolisian melakukan patroli di daerah rawan maupun pada waktu-waktu tertentu perlu ditingkatkan. Selain untuk mengantisipasi para pelaku tindak kejahatan, keberadaan patroli pada waktu tertentu termasuk daerah rawan membuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat yang memiliki motto, melindungi dan mengayomi masyarakat sebagaimana tagline Kapolri Promoter (Profesional Modern Terpercaya).

Sementara Kapolres Palu AKBP Moch. Sholeh dikonfirmasi Radar Sulteng, belum memberikan keterangan lebih detail. Dalam pesan WA, Kapolres menyampaikan masih dalam proses penyelidikan.”Masih lidik yah,” tulis Kapolres. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.