Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Misi Kemanusiaan MCI Sulteng untuk Korban Banjir

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Memasuki tahun 2021, bencana alam silih berganti melanda Indonesia, baik itu banjir, angin kencang, gunung meletus hingga gempa bumi. Sejumlah misi kemanusian pun terus berdatangan ke titik lokasi bencana, salah satunya yang dilakukan, Mualaf Center Indonesia (MCI) Provinsi Sulawesi Tengah.

Setelah sebelumnya selama 10 hari melaksankan misi kemanusiaan di Kota Mamuju dan Kabupaten Majene Sulawesi Barat, kini MCI kembali melanjutkan misi kemanusiaanya di Kalimantan Selatan untuk membantu korban yang terdampak banjir.
Ketua MCI Sulteng, Jeffry Gunawan mengatakan, MCI Sulteng di sana akan melakukan beberapa kegiatan seperti recovery korban banjir, membuat dapur umum, pembagian sembako dan logistic dan program air bersih. Diakuinya, untuk program air bersih MCI Sulteng melanjutkan program dari MCI Regional Magelang.

“Khusus air bersih saja yang kami lanjutkan. Kalau yang lain program sendiri kita bawa dan yang paling penting itu program pembinaan akidah,” tutur pria yang kerap disapa Ko Jeff ini.
Lanjut Ko Jeff, sekitar 8 orang yang rencananya akan diberangkatakan ke Kalimantan Selatan. Nantinya kata dia, 8 orang itu akan tingal selama 14 hari untuk menjalnkan program-program bantuan dari MCI Sulteng. Dirinya juga menambahkan setelah, selasai menjalankan misi kemanusiaan di Kalimantan Selatan, maka MCI Sulteng akan kembali ke Kota Mamuju dan Kabupaten Majene untuk melanjutkan program pembinaan akidah.

“Itu nanti keberangkatan dibagi menjadi dua, tim pertama naik kapal laut, setibanyan di Balikpapan, mentebrang lagi satu jam, baru bisa mendarat ke Banjarmasin Kalimantan Selatan. Kemungkinan itu 14 hari kita liat lagi disana, apakah ada perpanjangan atau ditukar lagi,” sebutnya

Ko Jeff menjelaskan, MCI Sulteng membawa perlengkapan dapur umum, seperti tenda pleton, terpal, kompor dan beberapa peralatan masak. Sementara untuk kebutuhan pokok tutur Ko Jeff, rencananya akan dibeli setibanya di Kalimantan Selatan. “Kalau bukan kita yang saling membantu, siapa lagi. Kalau harap pemerintah pasti ada proses dulu,” ujarnya

Dalam misi kemanusiaan ini, Ko Jeff mengaku sempat mengajak NGO yang ada di Kota Palu, untuk berangkat ke Kalimantan, hanya saja kata dia belum ada NGO yang berminat. Untuk itu dirinya berharap agar seluruh masyarakat khusunya umat muslim untuk bisa bersatu saling membantu satu sama lain.

“Untuk Sulteng, semoga seluruh NGO bisa saling bersinergi, untuk kemaslahatan umat, itu yang paling penting. Bersatu itu lebih kuat dari pada kita jalan sendiri-sendiri. Jadi MCI Sulteng ini berangkat dengan dana sendiri, dari donator dan dana pribadi, Alhamdulillah mencukupi,” tandasnya (win)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.