alexametrics Mewujudkan HIPMI Sulteng Yang Berdaya saing – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Mewujudkan HIPMI Sulteng Yang Berdaya saing

Oleh : Mohamad Rivani, S.IP, M.M.

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SEBAGAI organisasi independen non partisan yang beranggotakan para pengusaha muda Indonesia dibidang perekonomian, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) resmi berdiri pada 10 Juni 1972. Organisasi ini didirikan oleh beberapa pengusaha  yang terdiri dari, Drs. Abdul Latief, Ir. Siswono Yudo Husodo, Teuku Sjahrul, Datuk Hakim Thantawi, Badar Tando, Irawan Djajaatmadja, SH, Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Ir. Mahdi Diah. Pendirian organisasi ini dilandasi semangat untuk menumbuhkan wirausaha di kalangan pemuda, karena pada saat itu tidak banyak kaum muda yang bercita-cita menjadi pengusaha.

Setelah 48 tahun berdiri, saat ini, organisasi HIPMI telah menjelma menjadi salah satu Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang sangat disegani, dan telah melahirkan banyak tokoh pengusaha maupun politisidi tingkat nasional, sebut saja “Sandiaga Salahudin Uno” yang merupakan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, “Agung Laksono”,politisi partai Golkar dan Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2004-2009, “Bahlil Lahadalia”, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia saat ini, dan masih banyak lagitokoh nasional lainnya yang lahir dan besar dari organisasi yang mempunyai Motto “Pengusaha Pejuang-Pejuang Pengusaha” ini.

HIPMI yang merupakan wadah berkumpulnya para pengusaha muda energik dan kaya akan ide-ide brilian, hendaknya selalu bersinergi dengan pemerintah, baik dipusat maupun di daerah,sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam setiap pengambilan kebijakan di bidang ekonomi, sekaligus sebagai eksekutor dalam menjalankan program-program pemerintah yang bertujuan menumbuhkan ekonomi Nasional/Daerah yang berimplikasi pada penurunan tingkat pengangguran dan pengentasan kemiskinan secara nasional maupun daerah. Kita ketahui bersama saat ini, menurut data Badan pusat Statistik Republik Indonesia (BPS-RI) bahwa pengangguran di Indonesia pada Agustus 2020 tercatat sebesar 7,07 persen atau 9,77 juta orang dari jumlah angkatan kerja nasional, dan kemiskinan sebesar 9,78 persen atau setara dengan 26,42 Juta orang dari populasi penduduk Indonesia, hasil pengukuran dibulan Maret 2020.

HIPMI Sulawesi Tengah sebagai bagian integral dari HIPMI Pusat, tentu harus mengambil peran itu di Daerah ini, peluang untuk berusaha dan menumbuhkan usaha masih sangat terbuka lebar, asal teman-teman HIPMI Sulawesi Tengah jeli melihat setiap peluang yang ada dan pandai memanfaatkannya dalam bentuk kerja yang nyata, dibarengi kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. Karena kalau kita jujur, sampai saat ini di Sulteng belum ada satupun pengusaha Muda yang tampil dipentas Nasional apalagi Internasional. Ini merupakan pekerjaan rumah bagi HIPMI Sulteng untuk mencetak generasi yang dapat bersaing dan bermain di kancah Nasional dan Internasional demi mengharumkan dan memajukan daerah yang kita cintai bersama ini.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana mewujudkannya? Tentu diperlukan keberanian, wawasan ataupun pengetahuan yang luas dan komprehensif, serta jejaring sesama pengusaha ditingkat nasional maupun Internasional,sehingga bisa besar. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah HIPMI Sulteng Mampu? Pasti mampu, asalkan direncanakan dengan baik dan matang(By Design). Caranya dengan mengembangkan dan meningkatkanskill serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para anggota HIPMI Sulteng agar mampu bersaing dan berkembang di Era Digitalisasi Layanan saat ini. Karena, menjadi pengusaha saja tidak cukup, tapi harus menjadi pengusaha yang cerdas membaca situasi dan kondisi serta peluang yang ada sehingga tumbuh dan berkembang dengan cepat.

HIPMI Sulteng, yang saat ini diisi oleh orang-orang kapabel semisal Andi Akbar Tombolotutu yang berperan sebagai seorang dinamisator Organaisasi HIPMI Sulteng, dan di nahkodai oleh Saudara “Ishak Basir” sebagai ketua Umum HIPMI Sulteng periode 2017-2020 yang sebentar lagi akan melaksanakan Musda untuk memilih Ketua Yang baru, telah mendorong pengusaha muda berbakat di Bumi tadulako ini untuk terus mengembangkan usahanya. Beberapa nama diantaranya adalah“Nadier Badjamal” pengusaha Minyak dan Gas di Sulteng, “Lala” pengusaha dan Owner Warung makan Bebek CS di kota Palu, “Harry Ramdani”, pemilik usaha Rumah Kopi Pipikoro di Kabupaten Sigi dan masih banyak lagi.

Sudah sepantasnya,HIPMI Sulteng sebagai wadah berhimpun pengusaha tingkat daerah, menciptakan pengusaha yang bukan hanya berskala daerah tetapi harus berskala Nasional bahkan internasional. Semoga HIPMI Sulteng dapat berbuat demikian, serta bisa menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah yang pada akhirnya nantidapat berdaya saing di tingkat Regional, Nasional maupun Internasional.

*) Penulis adalah Pemerhati Masalah Sosial dan Ekonomi Sulawesi Tengah

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.