Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Mentan Amran Tegaskan Jangan Permainkan Rakyat Kecil

MOROWALI-Menteri Pertanian (Mentan) Rebuklik Indonesia Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan ke Kabupaten Morowali, Senin (7/10). Kunjungan tersebut dalam rangka, memimpin kegiatan panen perdana padi organik yang berada di Desa Solonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda.

Dalam kunjungan ini, Mentan RI datang bersama rombongan lainnya. Setibanya di lokasi panen perdana padi organik itu, Mentan Amran disambut oleh Bupati Morowali, Sekkab Morowali, pejabat Pemkab Morowali dan petani di Desa Solonsa Jaya.

Usai mengikuti kegiatan panen perdana padi organik tersebut, Mentan menyampaikan beberapa point kepada para petani. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Amran ini mengungkapkan bahwa dalam waktu 5 tahun terakhir ini Mentan RI telah mengirim bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) ke Kabupaten Morowali senilai Rp 432 milyar.

“Kalau untuk Provinsi Sulawesi Tengah, dari Kementerian Desa dan Kementerian Pertanian sudah kirim bantuan Alsintan dengan total nilai 8 triliyun. Inilah namanya, jauh dimata dekat dihati. Artinya, kami sangat cinta dengan rakyat Sulawesi Tengah khususnya masyarakat Morowali,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, Amran menuturkan bahwa pada kedatangannya kali ini Mentan RI membawa bantuan Alsintan untuk petani di Kabupaten Morowali dengan nilai Rp 4 milyar. Bantuan Alsintan itu antara lain, 1 unit vertical dryer, 2 unit combine harvester, 3 unit traktor roda 4 serta 5 unit hand traktor roda dua.

“Hari ini kami datang sebagai penutupan kabinet kerja Jokowi-JK, dengan membawa bantuan Alsintan senilai 4 miliar. Perlu diketahui, dipenghujung Pemerintahan khususnya disektor pertanian, alhamdulillah pertama dalam sejarah ekspor kita naik 9 juta ton. Selin itu juga, kita berhasil raih WTP dan juga pendapatan domestik bruto untuk sektor pertanian nomor 5 di dunia saat ini. Kita juga raih gratifikasi anti korupsi terbaik setelah lima tahun kami nahkodai. Dan juga, selama ini alat alsintan organik yang dikirim ke Morowali sebanyak 1.148 unit secara gratis. Hal ini diharapkan, bisa menjadikan Indonesia pada tahun 2040 menjadi lumbung pangan dunia,”tuturnya.

Selain memberikan bantuan Alsintan, pada kunjungan yang pertama kalinya di Morowali ini Mentan RI juga memberikan bantuan beberapa jenis bibit tanaman. Antara lain, 16.500 pohon pala, 28.000 pohon cengkeh, 2.500 pohon kelapa dalam, 250 Kg benih jagung koroposit variesta serta 100 Kg Padi variesta tropari.

“Kalau petani di Morowali mau hidup senang, hindari meminta dan mengeluh. Selain itu, saya sampaikan resep petani jadi kaya. Pertama, tidak boleh kena matahari di rumah, artinya bangun subuh dan setelah sholat subuh langsung bekerja. Karena mustahil orang malas jadi kaya. Resep kedua, cerdas dalam bertani. Saya mau, petani jangan beli sayur dan kalau ada petani beli sayur aku sedih. Tanam bibit sayur-sayuran di pekarangan rumah,”mintanya.

Ditambahkannya, sampai saat ini Menpan RI sudah buat teknologi tranformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern. Trobosan itu diharapkan, bisa digunakan dalam mempermudah petani pada saat panen. Sebab, teknologi transformasi modern tersebut bisa irit waktu mulai dari mengolah sampai panen padi.

“Alsintan diseluruh Indonesia, sudah dibagi sebanyak 400 ribu unit dan itu pertama kali dalam sejarah. Pada kesempatan ini, saya juga meminta kepada bapak ibu di Kementerian Pertanian dan pegawai pertanian kalau ada yang mempermainkan rakyat kecil akan berhadapan dengan Menterinya.

Perlu diketahui, sudah ada 784 mafia pertanian yang mempermainkan pangan rakyat kami proses hukum dan digiring ke penjara. Dan sampai diakhir jabatanpun sebelum serah terima nanti, kalau masih ada mafia pangan akan aku gilas karena itu adalah komitmen kami. Untuk bapak pejabat yang terhormat, jangan membuat pangkat anda menjadi tidak terhormat, layani rakyat dengan baik karena kita ini adalah pelayan,”tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Morowali Taslim menyampaikan terimakasih banyak kepada Mentan RI atas bantuan yang selama ini disalurkan kepada rakyat Morowali utamanya kepada para petani.

“Semoga semua bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup petani di Morowali. Tapi perlu juga kami sampaikan, yang mnjadi tantangan saat ini bagaimana menghadapi pasar global. Tentunya, para petani tidak luput dalam ancama itu. Untuk itu, kami telah melakukan satu program tanam padi organik. Dan kami yakin, dengan program ini petani bisa meningkatkan tanaman padi organik sehingga bisa meningkatkan nilai ekonominya,”ujarnya.(fcb)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.