Menghindar, Tabrak Kuburan, Sopir Minibus Tewas

- Periklanan -

Proses evakuasi yang dilakukan aparat kepolisian bersama warga setempat, yang sedang berusaha mengeluarkan korban dari dalam mobil yang ringsek, saat terjadi kecelakaan di Desa Kongkomos. (Foto: Ist)

TOLITOLI – Diduga tidak mampu mengendalikan kecepatan, saat  berusaha menghindari kenderaan roda dua dari arah yang sama, sebuah mobil jenis minibus dengan kecepatan tinggi, mengalami kecelakaan tunggal dan menewaskan pengemudinya. Lima penumpang lain dalam mobil tersebut juga mengalami luka berat.

Kasat Lantas Polres Tolitoli, Iptu Amran menerangkan, kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 09.00 wita Rabu kemarin tersebut, terjadi di jalan poros trans Sulawesi Desa Kongkomos, Kecamatan Basidondo. Mobil Avanza benomor polisi DM 1209 AC tersebut, sesuai rute akan menuju Kabupaten Buol, berangkat dari Gorontalo.

“Lima penumpang yang mengalami luka-luka sedang dirawat di Puskesmas Kayu Lompa, kami belum dapat data nama mereka, yang jelas mereka penumpang dari Gorontalo menuju Buol. Kalau Sopirnya bernama Abd Akrab,” jelas Kasat Lantas ditemui diruang kerjanya kemarin.

- Periklanan -

Kasat Lantas menjelaskan, dugaan kecelakaan maut tersebut akibat berupaya menghindari kendaraan, atas keterangan salah seorang penumpang yang sempat melihat dan merasakan sopir berusaha menghindar hingga akhirnya, mobil keluar jalur dan masuk kedalam pekebunan sekitar jalan.

“Sebelumnya mobil sempat menayambar pohon dan terbalik, hingga bagian depannya ringsek dan menjepit sang sopir,” terang Kasat lagi.

Saat ditemukan, sang sopir telah dalam kondisi mengenaskan, terjepit dalam mobil. Polisi setempat dibantu warga sekitar sempat kesulitan mengeluarkan korban dari balik stir. “Korban mengalami luka parah pada seluruh bagian kepala, terutama wajahnya, terlihat hancur dan otaknyanya seperti terburai,” terang Kasat berdasarkan laporan yang diterimanya.

Semetara, belum diketahui secara pasti kondisi lima penumpang tersebut, sebab saat ini masih sedang dirawat di Puskesmas setempat, dan masih sedang ditunggu akan dibawah menuju RSU Mokopido. Jenaza korban Abd Akrab  rencananya akan dibawah menuju rumah sakit, sambil menunggu keluarga korban yang datang mengurus.

Kasat Lantas mengatakan, jalur poros jalan tersebut memang masuk dalan kategori jalan kelas C, sehingga secara umum sebetulnya saat melintas di jalan ini tidak memacu kenderaan dengan kecepatan tinggi. “Apalagi disepanjang jalan tersebut masih sangat minim rambu peringatan,” katanya. (yus)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.