alexametrics Memformulasikan Calon Kepala Daerah Baru di Kabupaten Buol – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Memformulasikan Calon Kepala Daerah Baru di Kabupaten Buol

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Diperhelatan halal bihalal PB IKIB yang digel;ar Minggu (15/5) kemarin, mencuat berbagai formulasi kandidat bakal calon (Balon) kepala daerah baru di Kabupaten Buol.

Formulasi itu memunculkan kandidat balon seperti Srikandi Batalipu (Ketua DPRD Buol saat ini), H. Amran Batalipu mantan Bupati Buol ketiga, Ketua PB IKIB Syamsudin Kuntuamas, Wakil Bupati Buol saat ini H. Abdullah Batalipu, ataukah Kepala Dinas (Kadis) Pangan Sulteng H. Abdullah Kawulusan.

Dari kalangan anak muda, disebut-sebut nama Wahid Tarim, saat ini merupakan kader aktif di Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) juga nerupakan binaan Anggota DPR RI H. Muhidin Said, yang memiliki segudang pengalaman dalam membantu kemenangan kandidat DPR RI dan Walikota Palu.

Disusul kandidat lainnya, ada Kepala Balai Diklat Sulteng Dr. Adijoyo Dauda, Dr. Lusiana Baculu, Dr. Jasin Baculu, Hermanto, dan Ahmad Andi Makka politisi Gerindra.

Wahid Tarim kepada Radar Sulteng, mengatakan, saat ini Kabupaten Buol membutuhkan pemimpin milenial dan mampu menjawab tantangan zaman.

” Saat ini, kita butuh pemimpim baru dan masih muda. Memiliki jaringan pertemanan yang kuat, dari kabupaten, provinsi, hingga pusat. Pemimpin kedepan harus punya akses dan jaringan yang kuat dan luas, ” ucap Wahid.

Dia memgakui, bila dirinya dipercaya dan mendapatkan amanah tersebut. Maka Wahid Tarim, yang saat ini merupakan kader di Partai Golkar, dan sangat dekat dengan Ketua Tim Pemenangan Partai Golkar wilayah Sulawesi H. Muhidin Said menyatakan siap mengemban amanah rakyat Kabupaten Buol.

” Kalau ini amanah, mengapa tidak. Samina wataana. Saya harus jalankan, ” tegasnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.