Melarikan Diri, Hukuman Samuel Seperti Tuntutan JPU

- Periklanan -

Terdakwa Samuel alias Muel ketika menjalani kembali sidang di PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu. Terdakwa Samuel adalah tahanan rutan klas II A Palu yang melarikan diri namun berhasil ditangkap kembali. (Foto: Sudirman)

PALU – Video CCTV aksi melarikan diri yang dilakukan Samuel alias Muel, terdakwa perkara pencurian dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Palu, di Jalan Bali Kota Palu, dipertontonkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Majelis Hakim di dalam persidangan Selasa (12/9) kemarin.

Terdakwa Muel adalah tahanan Rutan Klas IIA Palu yang melarikan diri dengan cara memanjat tembok tahanan, Rabu (6/9). Namun dalam 12 jam dia berhasil kembali ditangkap oleh petugas. Dia melarikan setelah sehari menjalani sidang tuntutan Selasa (5/9) pada pekan sebelumnya. Terdakwa ini sebelumnya dituntut 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Kemarin, terdakwa Muel kembali dihadirkan di persidangan untuk melanjutkan sisa proses sidang yang harus dijalaninya. Dia menjalani sidang dengan agenda putusan. Hasilnya putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim tidak berkurang dari tuntutan JPU.

“Kenapa kamu sampai harus melarikan diri. Wah kamu bikin susah saja,” ungkap Dede Halim SH MH, salah satu Hakim Anggota yang mengadili terdakwa.

- Periklanan -

Terdakwa Muel yang hadir di persidangan didampingi orang tuanya tidak luput dari pengamanan aparat kepolisian yang bersenjata lengkap. Borgol tetap melilit di tangan terdakwa, dari sel tahanan pengadilan hingga ke dalam ruang sidang.

Nanti saat menjalani sidang baru borgolnya dilepas. Dalam sidang putusan itu terdakwa dihukum 2 tahun dan 6 bulan penjara. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian.

“Pertimbangan yang memberatkan atas putusan itu, karena terdakwa¬†melarikan diri,” kata Lilik Sugihartono SH, Hakim Ketua yang membacakan putusan terdakwa Samuel Alias Muel.

Upaya melarikan diri yang dilakukan terdakwa, sangat disayangkan oleh majelis hakim. Padahal proses hukum atau proses persidangan adalah penyelesaian dari kesalahan dari yang pernah diperbuat oleh terdakwa. Saat itu, Majelis Hakim juga sempat menyinggung lima tahanan Rutan Klas IIA, yang melarikan diri pada Senin (21/8) lalu kepada JPU.

JPU Arfiani SH menjelaskan, dari 5 yang melarikan diri, 3 lagi yang sementara dalam pencarian aparat. “Dia terdakwa Samuel alia Muel ini, yang melarikan diri sendiri dari rutan yang mulia. Yang lima sebelumnya itu, baru dua yang tertangkap,” ungkap Arfiani.

Sebelumnya, Lilik Sugihartono SH yang juga merupakan Humas PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu ini, menegaskan bahwa larinya para tahanan tidak lain karena lemahnya pengamanan. Sehingga dari kejadian sebelumnya termasuk upaya melarikan diri yang dilakukan terdakwa Samuel Alias Muel sedianya dijadikan pengalaman dan pelajaran bagi aparat petugas keamanan untuk memperketat pengamanan. (cdy)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.