alexametrics Media Diberi Edukasi Strategi Menghadapi Pandemi – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Media Diberi Edukasi Strategi Menghadapi Pandemi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BANJARMASIN – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) kembali menggelar webinar, dengan materi Strategi Media Dalam Menghadapi Pandemi dan Pengaruh Digitalisasi Media 4.0.

Webina yang digelar, Selasa (16/11/2021) diikuti jurnalis dari beberapa provinsi dengan menghadirkan tiga pembicara, yakni wartawan senior Abdul Kohar yang juga menjabat Ketua Dewan Redaksi Media Group, Praktisi Migas Elan Biantoro dan Psikolog Nurchayati.

Wartawan senior Abdul Kohar yang juga menjabat Ketua Dewan Redaksi Media Group dalam penjelasannya, menungkapkan bahwa saat ini dunia media massa bisa dikatakan sedang kena badai, tapi ada juga yang menanggapinya sebuah tantangan.

Badai di dunia massa sudah terjadi sebelum pandemi, dimana media massa mengalami persaingan dengan kecepatan informasi yang ada di media sosial.

“Semua informasi dengan cepat bisa didapatkan dari media sosial,” ungkapnya.

Dengan banyak beredar informasi hoax khususnya di media sosial, masyarakat mulai memiliki pertimbangan dalam memilih informasi yang akurat dan dapat dipercaya, sehingga media massa masih menjadi pilihan yang bisa dipercaya.

Apalagi peran media arus utama bermuara pada kepentingan masyarakat, sehingga harus menjadi pemandu arah informasi yang beredar. “Mengingat media sosial saat ini, meski mengambil cuplikan atau kutipan dari media utama, namun tidak menjadi jaminan sesuai dengan prinsip jurnalistik,” jelasnya.

Sementara itu, Praktisi Migas Elan Biantoro, menilai era digitalisasi tidak hanya mempengaruhi gaya bermitra dengan media. Di industri hulu migas juga harus beradaptasi dengan digitalisasi, seperti bisnis program yang biasanya offline, kini dapat dilakukan secara online, sehingga inustri ini pun juga dituntut beralih ke digital.
“Komunikasi secara online menjadi suatu yang harus dimanfaatkan secara maksimal, agar semua proses pekerjaan dan kinerja tidak terpengaruh oleh pandemi COVID-19,” ujarnya.

Senada dengan itu Psikolog Nurchayati di masa pandemi saat ini yang perlu dilakukan adalah membangun mental yang tangguh terhadap stres.
Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan bisa tetap sabar, tenang dan bisa mengenali dan mengendalikan stres yang terjadi pada diri. (*/ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.