Masih Ada Ditemukan Warga Tak Pakai Masker

- Periklanan -

PALU – Pihak Polres Palu dilibatkan dalam tim Satgas yustisi penegakan protokol kesehatan di wilayah Kota Palu.
Dalam operasi penertiban yang digelar tim Satgas yustisi penegakan protokol kesehatan di Kota Palu ternyata masih ada beberapa warga saat keluar rumah tidak menggunakan masker.

“Mungkin mereka lupa atau sengaja. Yang jelas ada beberapa warga yang ditemukan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal dalam dialog yang digelar secara live streaming di media sosial Podcast Palu, Jumat sore (13/11).

Menurut Kapolres Riza, tim dari kepolisian Polres Palu hanya membeck up operasi Satgas penegakan protokol kesehatan Covid-19. Untuk teknis, aturan sanksi melekat di Pemerintah Kota Palu. “Anggota Polres Palu yang dilibatkan dalam tim Satgas Covid-19 berjumlah 6 orang,” katanya.

Sementara selama dilakukan operasi, kata Riza berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah warga yang melanggar protokol kesehatan, di antaranya saat beraktivitas di luar rumah dikenakan sanksi, berupa bekerja sosial dengan membersihkan sejumlah tempat misalnya taman kota. “Ada beberapa sudah diberikan sanksi dengan kerja sosial membersihkan tempat yang ditentukan tim Satgas,” ujarnya.

- Periklanan -

Untuk di intern Polres Palu sendiri, kata Kapolres lagi, jajaran Polres dalam setiap operasi, baik itu operasi lalu lintas juga menerapkan protokok kesehatan. Jika ada pengendara yang melintas tidak menggunakan masker akan diarahkan untuk menggunakan masker.

Hal itu merupakan bagian Polri ikut mendukung program pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19. “Yang tidak memakai masker kami arahkan untuk memakai masker. Juga kadang kami berikan masker, karena memang anggota di lapangan saat melaksanakan operasi juga membawa persediaan masker,” terangnya.

Kapolres Riza Faisal mengimbau, agar masyarakat Kota Palu tetap mendukung pemerintah meredam penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih terus terjadi pergerakan angka yang naik turun. Termasuk saat pelaksanaan tahapan Pilkada yang sudah mulai berjalan dan nanti saat pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.

Diharapkan para Kandidat, pendukungnya dan masyarakat pemilih juga tetap dengan protokok kesehatan saat melaksanakan tahapan-tahapan Pilkada. “Karena sebentar lagi warga Kota Palu juga akan menggelar Pilkada Calon Walikota dan Wakil Walikota dalam pelaksanaannya juga sangat diharapkan ketat dalam menerapkan protokok kesehatan, sebagai upaya menghambat penyebaran virus Korona yang juga belum berakhir,” pungkasnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.