Masalah Lahan Selesai, 18 Juni Huntap Tondo dan Talise Mulai Dibangun

- Periklanan -

PALU – Tidak terasa roda pemerintahan Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid dan Wakilnya Reny A Lamadjido kini telah memasuki 100 hari kerja, usai dilantik pada 26 Februari 2021 lalu. Berkaitan dengan itu, Selasa (15/6) kemarin, digelar rapat koordinasi dengan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palu guna membahas pencapain 53 program kerja dalam masa kerja 100 hari.

Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid mengungkapkan ada empat hal dalam 53 program yang menjadi isu sentral di tengah masyarakat. Empat hal itu juga kata dia kemudian dimasukan sebagai upaya untuk melakukan penguatan kerja dalam masa 100 hari.

“Pelayanan kependudukan, pelayanan kesehatan, dan kedisiplinan ASN ini menjadi isu yang sangat santer, baik dalam sosialisasi jauh hari atau dalam mendekati, sekaligus menjadi pertanyaan yang cukup kerap dilayangkan pada saat debat kandidat karena hal ini menyangkut reformasi dan birokrasi,” ujarnya dihadapan kepala OPD yang hadir.

Menurutnya, bagi masyarakat reformasi dan birokrasi diharapkan akan membentuk pelayanan yang baik, dan kemudian kedisplinan yang baik pula. Untuk itu hal tersebut menjadi isu pertama dalam 100 hari kerja Pemkot Palu di bawah kepemimpinannya.

“Yang kedua percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, di dalamnya itu pertama percepatan dana stimulan, ini menjadi isu sentral yang cukup ditanggapi serius masyarakat, karena menyangkut apa yang menjadi hak mereka,” ujarnya.

- Periklanan -

Percepatan pembangunan Huntap dan jembatan empat juga tengah menjadi salah satu program yang diutamakan, termasuk juga percepatan penanganan Covid-19 di Kota Palu. “Ini terkait dengan bagaimana kita menangani saudara-saudara kita para penyintas,” bebernya.

Untuk dana stimulan yang dijanjikan 3 bulan pencairannya akan dilakukan dalam waktu dekat, sebab SK 100 persennya telah keluar. “Sehingga insha Allah minggu ini pencairan dana terpisah. Kalau 12 ribu kan sudah, nah 5 ribu insha Allah telah selesai,” jelasnya.

Kemudian permasalahan lahan Huntap yang ada di Tondo dan Talise, Hadianto mengatakan sudah berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat, sehingga pembangunannya akan dimulai pada 18 Juni mendatang. “Sehingga saya minta kepada PUPR untuk membantu melakukan pematangan agar kawasan itu bisa menjadi kawasan yang layak untuk dihuni oleh masyarakat,” pesannya.

Dalam program kerjasama, Hadianto menyebutkan berjalan dengan baik, seperti pelatihan tenaga kerja 1000 orang yang rencananya akan dikirim ke Jepang, kini memasuki tahap persiapan teknisnya.

Dalam rapat koordinasi itu, Hadianto juga berdiskusi dengan sejumlah kepala OPD terkait apa saja yang menjadi kendala dalam menjalankan program-program pemerintah, serta langsung membahas bagaimana solusi penanganannya. (win)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.