Mantan Kapolda Sulteng Jabat Kapolda Metro Jaya

- Periklanan -

Idham Aziz dalam sebuah kegiatan saat masih menjabat sebagai Kapolda Sulteng yang kini akan menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. (Foto: Agung Sumandjaya)

JAKARTA— Gerbong pejabat Polri kembali bergerak. Kemarin (20/7) Kapolri Jenderal Tito Karnavian memutasi 51 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Yang menonjol dalam pergantian tersebut adalah Kapolda Metro Jaya dan Papua Barat.

Sesuai dengan surat telegram bernomor ST/1768/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017, Irjen M. Iriawan yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya kini dimutasi menjadi Asops Kapolri. Posisi yang ditinggalkan Iriawan diisi oleh Irjen Idham Aziz mantan Kapolda Sulteng yang saat ini menjabat Kadivpropam Polri.

Lalu, Kapolda Papua Barat Brigjen Martuani Sormin digeser menggantikan posisi Irjen Idham Aziz. Dia menjadi Kadivpropam Polri. Jabatan Kapolda Papua Barat lalu diisi Brigjen Rudolf Albert Rodja juga pernah menjabat Wakapolda Sulteng, yang sebelumnya menjabat Karoprovos Divpropam Polri.

- Periklanan -

Selain itu, juga ada jabatan Wakapolda Sulawesi Utara diisi oleh Brigjen Johanis Asadoma. Brigjen Refdi Andri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Utara digeser menjadi Karoprovos Divpropam Polri. Posisi Wakapolda Kalimantan Timur juga terjadi mutasi, dari Brigjen Mulyana menjadi Brigjen Naufal Yahya. Brigjen Mulyana mengisi jabatan Karomisinter Divhubinter Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan bahwa total ada 51 pati dan perwira yang dimutasi. Mutasi tersebut merupakan penyegaran untuk membuat kinerja kepolisian menjadi lebih baik. ”Mutasi biasa kok,” ujarnya.

Selain itu, mutasi juga bisa dianggap sebagai sebuah prestasi untuk setiap anggota kepolisian. Dia mengatakan, bila kinerja seorang personel baik, tentunya akan mendapatkan penghargaan. ”Salah satu bentuk penghargaan itu mutasi,” jelasnya.

Perlu diketahui dalam waktu dekat akan ada mutasi jenderal bintang tiga. Pasalnya, akhir tahun ini Komjen Dwi Priyatno akan masuk masa pensiun. Dengan begitu, kemungkinan besar akan ada jenderal bintang dua yang naik pangkat.

Ada beberapa jenderal bintang dua yang kinerjanya dinilai cukup menterang. Salah satunya, Irjen M. Iriawan yang baru saja memimpin pengungkapan sabu seberat satu ton asal Tiongkok. Ada juga Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto yang berhasil memimpin satgas pangan Polri menjaga stabilitas harga pangan. (idr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.