Mantan Anggota Polres Palu Divonis 15 Tahun Penjara

- Periklanan -

Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, Aswan saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/3/2017). (Foto: ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/foc/17)

PALU – Tak ada kata-kata yang bisa diucapkan terdakwa Aswan (36) selain hanya pasrah setelah mendengarkan hukuman yang diganjarkan kepadanya, dalam sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A/PHI/Tipikor Palu, Rabu (5/4). Mantan personil Polri yang pernah bertugas di wilayah hukum Polres Palu ini, divonis pidana penjara selama 15 tahun.

Dugaan tindak pidana narkotika yang dijeratkannya telah terbukti. Putusan bagi terdakwa dibacakan I Made Sukanada SH MH, selaku hakim ketua. “Mejatuhkan pidana kepada terdakwa Aswan selama 15 tahun penjara,” kata I Made Sukanada saat membacakan amar putusan terdakwa Aswan.

Majelis hakim mempertimbangkan bahwa perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I, dalam bentuk bukan tanaman, sebagaimana dakwaan primer Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

- Periklanan -

Karena itu, terdakwa Aswan juga dipidana denda yang jumlahnya tidak sedikit. “Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp10 miliar, dan apabila denda itu tidak dibayar, maka diganti kurungan penjara selama 3 bulan,” sebut I Made Lagi.

Hal yang memberatkan, dari perbuatan terdakwa, yakni perbuatannya meresahkan masyarakat. Perbuatannya juga, sangat bertentangan dengan langkah pemerintah yang sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan narkotika. Untuk barang bukti berupa sabu dan sejumlah handpone dalam putusan majelis hakim, dinyatakan dirampas untuk dimusnakan. Kecuali sepeda motor dikembalikan kepada terdakwa Aswan.

Meski demikian, Majelis Hakim tetap memberikan kesempatan kepada terdakwa Aswan menyikapi putusan itu, apakah menerima putusan, piker-pikir, atau mengajukan upaya banding, yang waktunya diatur selama 7 hari setelah putusan dibacakan.

Putusan terdakwa Aswan turun dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dibacakan Jaksa Rasmudasati SH, dalam sidang 21 Maret  silam. Saat itu, terdakwa Aswan dituntut 17 tahun penjara dengan denda Rp15 miliar subsider 6 bulan penjara.

Aswan diajukan ke persidangan di PN Palu karena dugaan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,9 kilogram atau senilai lebih dari Rp2 miliar. Terdakwa ditangkap oleh aparat kepolisian pada 16 Oktober 2016 di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Saat ditangkap, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua paket besar berisi sabu-sabu dari tas ransel yang dibawa terdakwa yang beratnya hampir dua kilogram.(cdy)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.