DAERAH

Mantan Anak Buah Santoso Ingin Hilangkan Stigma Teroris

Sugianto alias Su.
Melihat

POSO – Stigma sebagai seorang teroris ingin dihilangkan Sugianto alias Su. Mantan anggota Kelompok Mujahidi Indonesia Timur (MIT) itu ingin kembali hidup normal di tengah-tengah masyarakat tanpa ada stigmanisasi sebagai seorang teroris.

Pada 5 Juli 2022 lalu, Sugianto baru saja bebas menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Metro Lampung. Dia pun telah kembali ke tanah Poso.

Mantan anak buah almarhum Santoso dan almarhum Daeng Koro ini, berharap bisa ada kegiatan positif yang dapat menghasilkan dan membantu perekonomian keluarganya. “Sekarang saya maunya fokus bekerja saja menghidupi keluarga. Bisa berbaur bersama masyarakat tanpa ada cap teroris di diri saya,” tutur warga Desa Kalora ini.

Dia pun mengaku menyesal, pernah bergabung bersama Santoso dan Daeng Koro. Akibat keikut sertaanya dalam Kelompok MIT sang putra bernama Khairul alias Irul meninggal dunia. Irul mengikuti jejak dirinya ketika itu bergabung dengan MIT, dan tewas saat pengejaran oleh petugas.

Sugianto kini juga mengaku siap mendukung aparat kepolisian dalam Operasi Madago Raya. Dia juga akan kembali mendalami ilmu agama Islam yang benar-benar sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. Sehingga, dirinya tidak salah jalan dengan pemahaman-pemahaman yang mengajak untuk melakukan cara-cara kekerasan bahkan tergolong sadis. “Saya berharap bisa diterima lagi di masyarakat, juga diterima pemerintah serta aparat keamanan,” tandasnya. (*/agg)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.