alexametrics Ma’mun Amir Pandai Curi Hati Investor Untuk Investasi – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ma’mun Amir Pandai Curi Hati Investor Untuk Investasi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Pengalamannya ketika menjabat sebagai Bupati, Ma’mun Amir beliau memiliki kebiasaan untuk selalu berbicara tentang apa yang sudah beliau lakukan sekarang dan impian-impian apa yang akan kita raih dimasa-masa mendatang. Apalagi ketika berhadapan dengan para investor yang acap kali bertandang ke ruangan kerja beliau atau di rumah jabatan bupati.

“Mungkin karena sangking semangatnya, saya sering lupa waktu bahkan tidak sadar sudah beberapa kali bolak-balik mengambil berbagai dokumen dan gambar-gambar yang berkaitan dengan ide-ide yang saya dan kita impikan itu, untuk ditunjukan kepada calon investor tersebut,” ungkap Ma’mun

Selain melalui dokumen atau gambar-gambar beliau pernah membukukan ide dan gagasannya untuk menjadi media sosialisasi untuk membangun daerahnya. Hal ini juga menjadi sarana untuk meyakinkan para calon investor untuk segera datang dan menanamkan investasinya. Beliau pernah mengkonsep Lalong Waterfront, konsep bandara modern, kawasan perkantoran, pusat budaya, bahkan jembatan yang kelak jika terbangun dan dilanjutkan pemimpin sekarang maka Luwuk ini akan seperti kota Dan Fransisco di Amerika.

“Startegi yang saya lakukan berhasil Perusahaan Donggi Senoro -Liquefied Natural Gas- (DS LNG), Panca Amara Utama (PAU), dan banyak lagi perusahaan perkebunan dan nikel yang mau berinvestasi disini, dengan adanya mereka membuka perusahaan disini maka penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat terbuka. Kemudian hal itu akan mengundang aktivitas bisnis lain di Kota Luwuk dalam skala yang tidak kecil,” ungkap Ma’mun (26/9/2020)

Ma’mun memang memiliki prinsip yang teguh dan ayah dari lima orang anak ini memang terkenal tidak suka ribut. Apalagi melayani perbedaan pandangan, karena menurutnya kalo kita banyak berdebat terus kapan kerjanya. Bila rapat-rapat saja ketika menjadi Bupati beliau tidak suka berlama-lama. Inginnya semua waktu dihabiskan untuk bekerja. Mungkin ini terbentuk oleh pengalaman karirnya di bagian keuangan.

“Saya selalu niatkan bahwa apa yang saya lakukan itu untuk kepentingan daerah, karena saya telah memilih jalur ini untuk mengabdikan diri untuk daerah ini. Yang terpenting adalah niat dan kemauan untuk membangun, sebagai putera yang lahir dari Timur Sulawesi Tengah dan jika nantinya rakyat percaya dan memberikan amanah untuk mendampingi Pak Cudy memimpin. Maka saya ingin lakukan yang terbaik untuk Sulawesi Tengah,” tutupnya. (*/lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.