Malam Tahun Baru Ramai, 619 Warga Palu Masih Positif Corona

- Periklanan -

PALU – Meski pemerintah telah mengeluarkan surat imbauan untuk tidak menggelar acara di malam tahun baru, masyarakat masih saja tidak memperdulikan imbauan tersebut. Pasalnya pantauan Radar Sulteng beberapa lokasi di Kota Palu, terlihat sejumlah orang berkerumun sembari menunggu pergantian tahun.

Salah satunya di atas Jembatan Lalove Kota Palu. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu, Trisno Yunianto menilai kurangnya kesadaran dari masyarakat akan protokol kesehatan (Prokes) menjadi pemicu kerumunan di malam tahun baru. Diakuinya, Satgas yang dibentuk juga sudah bekerja maksimal, hanya saja surat imbauan itu, dinilai lambat sehingga masyarakat kurang tersosialisasi.

“Yang kami jaga itu ada tujuh titik, yang memang dipasang anggota. Salah satunya di Jembatan Lalove, jadi sebenarnya itu surat edaran dengan pelaksanaanya sangat mepet sekali, jadi waktu sosialisasinya kurang, minimal itu satu bulan sebelumnya,” tuturnya, Minggu (3/1) kemarin.

- Periklanan -

Trino juga menyebutkan, pada malam tahun baru menurunkan sekitar 200 personel yang dibagi ke sejumlah titik keramaian, dan ditambah 30 personel khusus patroli bersama-sama dengan Wali Kota Palu. Dalam amatannya, sejumlah masyarakat Kota Palu, masih tidak peduli dengan protokol kesehatan, akibatnya, jumlah pasien yang terpapar covid kian meningkat.

“Kita tetap laksanakan operasi yustisi. Khusus untuk perorangan itu sanksinya sangat ringan, hanya beli lima masker dan kerja social , itu sangat ringan dan tidak memberikan efek jerah,” bebernya.

Trisno meminta kepada seluruh masyarakat Kota Palu, untuk mematuhi protocol kesehatan. Pasalnya pemerintah telah mewajibkan hal tersebut. Terkait sanksi-sanksi, kedepannya Trisno kembali akan merapatkan ke seluruh steakholder terkait, agar memberikan efek jerah kepada pelanggar prokes di Kota Palu. “Sangat disayangkan, kalau masyarakat cuek dengan wabah ini. Jadi marilah bersama-sama kita tetap patuhi protocol kesehatan, sebagai upaya prepentif untuk mencegah penyebarannya,” pungkasnya.

Sebagaimana data update Satgas Covid-19 Sulawesi Tengah, khusus Kota Palu Minggu 4 Januari 2021 kemarin, terhitung ada 38 kasus positif Covid-19 yang bertambah. Total saat ini ada sekitar 619 warga Kota Palu terkonfirmasi positif Covid-19. 25 orang diantaranya dirawat di RSUD Anutapura, 31 orang di RSUD Undata, 21 orang di RSUD Madani, 16 orang di RS Darurat Provinsi, 9 Orang RS Bhayangkara, 4 Orang RS Wodward, serta 513 orang karantina mandiri. (win)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.