Mahasiswa Semester Akhir Jadi Jambret

Beraksi Bersama Dua Pelaku di 30 TKP

- Periklanan -

PALU – Kelompok jambret alias perampasan terhadap barang-barang berharga korban yang sering beraksi dan meresahkan warga Kota Palu tertangkap polisi. 28 Desember 2018 lalu Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng dipimpin AKBP Amin Rovi, SH berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang selama ini beraksi di Kota Palu.

Dari tiga tersangka satu di antaranya, diketahui berstatus mahasiswa semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Kota Palu. “Rata-rata para pelaku ini menjabret Handphone dan tas korbannya. Satu pelaku berstatus mahasiswa,” kata Amin Rovi tanpa menyebutkan identitas lengkap oknum mahasiswa.

Para pelaku ini lanjut Amin Rovi, sudah beraksi 30 kali atau tempat kejadian perkara (TKP) di beberapa wilayah di Kota Palu. “Para pelaku ini tidak segan-segan melukai korbannya dengan cara menjatuhkan korban yang sedang ada di atas motor,” jelasnya.

Masih menurut Amin Rovi, setelah melalui upaya penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, petunjuk, bantuan penyelidikan melalui Teknologi Informasi dan informasi yang diberikan masyarakat, Tim Jatanras akhirnya dapat menangkap tersangka (inisial) IS alias UJ, laki-laki, umur 19 tahun, Alamat Jalan Miangas Kelurahan Lolu Utara Kecamatan Palu Selatan.

- Periklanan -

Kasus ini berawal pada Kamis tanggal 22 November 2018 lalu sekitar pukul 22.00 Wita pelapor korban Gladys Piscillia, usia 22 Tahun warga Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru saat berkendara berboncengan bersama temannya di Jalan Dewi Sartika, tiba-tiba dari belakang, pelaku yang berboncengan langsung merampas tas korban.
“Berdasarkan laporan tersebut Subditjatanras Ditreskrimum PoldaSulteng berhasil mengungkap dan menangkap tersangka IS alias UJ dan tanggal 29 Desember 2018. Berdasarkan hasil pengakuan dilakukan pengembangan dengan menangkap tersangka TLP alias TRS usia 22 tahun, waga Kayu Agung Kecamatan Mepanga Kabupatan Parigi Moutong,” jelasnya.

Senada dengan itu Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono menjelaskan, barang bukti yang berhasil diamankan, satu unit HP merk I Phone 6 Plus warna Grey, satu buah Dos HP merk I Phone 6 Plus warna Grey. “Dari dua pelaku dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap AAS alias AG, usia 18 Tahun, warga Jalan Garuda Kelurahan Lasoani Kecamatan Palu Timur. Dari tangan AAS diamankan barang bukti, Satu buah HP merk Samsung J7 Pro warna Silver, Satu unit RanmorRoda 2 Merk Yamaha V-ixon,” ujarnya.

Ditambahkannya, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka IS alias UJ bersama AAG alias AG mengaku selama tahun 2018 melakukan perampasan barang atau penjambretan sebanyak 27 Kali di berbagaitempat (TKP) di wilayah Kota Palu, sedangkan tersangka IS alias UJ bersama TLP alias TRS sebanyak 3 Kali. “Peran IS alias UJ dalam setiap aksi Curas yang dilakukannya adalah sebagai Eksekutor yang merampas barang dari korban, sementara AAS alias AG dan TLP alias TRS berperan sebagai Joki atau pengendara motor yang ditumpangi IS alias UJ,” jelasnya.

Hery Murwono menguraikan, beberapa TKP tersangka melakukan aksinya di antaranya, Jalan Kerajalemba Palu sebanyak 1 kali, Jalan WR. Supratman Palu sebanyak 1 kali, Jalan RE Martadinata Kelurahan Tondo Palu sabanyak 7 Kali, Jalan Soekarno Hatta (Bundaran STQ) Palu sebanyak 6 Kali. Selain itu juga di jalan Yos Sudarso Palu sebanyak 4 Kali, Jalan Hangtuah Palu sebanyak 2 Kali, jalan Dewi Sartika Palu 1 Kali.

Ditambahkan Hery Murwono, pada pelaku ini juga tidak segan-segan melukai korbannya dengan menjatuhkan dari atas motor untuk bisa merampas HP maupun tas korban. “Saat ini penyidik masih berupaya untuk mencari dan menemukan barang bukti lain sesuai TKP. Masyarakat sebagai korban sebagaimana TKP yang ada, agar melapor ke Polda Sulawesi Tengah untuk memudahkan Kepolisian melakukan identifikasi barang yang diambil tersangka, sekaligus apabila barang ditemukan maka memudahkan Kepolisian untuk melakukan proses penyidikan,” ujarnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.