M.Ts Negeri 2 Kota Palu Kurban Lima Ekor Sapi

- Periklanan -

PALU-Momentum hari raya Idul Adha yang jatuh setiap 10 Zulhijah setiap tahunnya, dimaknai oleh umat Islam di seluruh dunia dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban bersamaan dengan selesainya ibadah wukuf di Padang Arafah.

Dalam siaran pers Humas M.Ts. Negeri 2 Kota Palu, Naif Abdun, menjelaskan sehari setelah pelaksanaan salat Idul Adha tahun 2021 M/1442 H, keluarga besar M.Ts Negeri 2 Kota Palu kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan, yakni penyembelihan hewan kurban.

Perayaan Idul Kurban tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana tidak semua peserta didik dikerahkan untuk ikut serta dalam pemotongan hewan kurban. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Ar-Rahman tidak jauh dari lokasi madrasah, Rabu (21/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat berkurban bagi pendidik dan tenaga pendidik serta peserta didik dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Adapun jumlah hewan kurban pada tahun ini sebanyak 5 ekor sapi.

Kegiatan diawali dengan pemotongan hewan kurban yang disaksikan oleh Kepala MTsN 2 Kota Palu, H. Muh. Syamsu Nursi dan para guru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Berikutnya dilakukan penyortiran daging secara bersama-sama. Daging yang diperoleh kemudian dibagikan kepada siswa siswi yang kurang mampu dan masyarakat sekitar madrasah.

- Periklanan -

“Semoga, hewan yang telah dikurbankan dan diserahkan kepada warga sekitar M.Ts Negeri 2 Kota Palu diberkahi oleh Allah SWT. Amiin Ya Rabbal Alamin, Kata Kepala M.Ts. Negeri 2 Kota Palu, H. Muh. Syamsu Nursi.

Pada kesempatan itu, H. Muh. Syamsu Nursi, selaku kepala M.Ts Negeri 2 Kota Palu menyambut secara terbuka dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini.

“ Rasa syukur karena Idul Adha 1442 H ini tetap berjalan walaupun di masa pandemik Covid-19, tetapi tetap menjalankan aturan protokol kesehatan. Mudah-mudahan kegiatan penyembelihan hewan kurban ini menjadi simbol bagi kita semua dalam rangka membangun keikhlasan dalam beribadah, ” ujarnya.

Dijelaskannya, seluruh hewan kurban yang terkumpul merupakan partisipasi dan inisiatif dari kepala madrasah (Kamad) bersama guru di lingkungan madrasah. “ Semoga niat dan do’a kita diijabah oleh Allah SWT, “ ungkap Hj. Hasmiah, selaku ketua panitia kurban.

“ Berkurban selalu memberi kesan mendalam bagi yang berkurban dan penerimanya. Lebih-lebih lagi dalam masa pandemik Covid-19, kita masih mampu membantu untuk meringankan beban sesama sebagai bentuk solidaritas. Tidak lain dan tidak bukan, kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, “ tambahnya.

Hal tersebut, tandas Hasmiah, memberikan hikmah kepada umat Islam bahwa pengorbanan merupakan sebagai bentuk rasa syukur dan ikhlas. Karena pengorbanan juga merupakan salah satu kunci sukses kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.