Lubang Tambang Dongi-Dongi Akan Ditutup Semen

BTNLL Berharap Penertiban Aktivitas Tambang Bisa Secepatnya

- Periklanan -

PALU – Permasalahan tambang emas ilegal yang berada di kawasan Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNLL) belum sepenuhnya bisa terselesaikan.

Kepala BTNLL Ir. Jusman, mengatakan, permasalahan keberadaan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan taman nasional adalah permasalahan yang multi dimensi. BTNLL yang memiliki kewenangan di kawasan tersebut tidak tinggal diam dengan adanya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah taman nasional. Terutama bagaimana bisa dilakukan secara clean and clear.

“Untuk menertibkan aktivitas tambang emas Dongi-Dongi tentu tidak bisa hanya berharap dapat dilakukan dari BTNLL, perlu koordinasi semua pihak terkait,” kata Jusman di sela-sela wawancara live streaming di Facebook Podcast Palu, Senin (16/11).

Jusman mengungkapkan, jika dibandingan di tahun 2016, intensitas orang melakukan pertambangan emas ilegal di wilayah taman nasional sangat luar biasa banyak. Saat ini pasca dilakukan penjagaan oleh kepolisian dan harus diakui akhir-akhir ini ada aparat yang ditugaskan untuk menjaga Kambtibmas aktivitas terpantau menurun.

Para penambang emas tanpa izin di Dongi-Dongi bukan hanya warga lokal, tapi informasi warga dari luar provinsi Sulawesi Tengah. Namun BTNLL memiliki kewenangan terbatas untuk melakukan pendataan maupun penindakan.

- Periklanan -

Kalau ditanya berapa banyak penambang, hal inilah yang sedang didata dan dirancang dengan pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian bagaimana nanti bisa dilakukan operasi bersama. Untuk melakukan juga pembinaan, tidak semata-mata melakukan langkah represif.

“Saya kira itu kebijakan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sedapat mungkin setiap langkah pengamanan hutan itu dilakukan persuasif. Langkah penegakan hukum itu pilihan terakhir,” ujarnya.

Masih menurut Jusman, ada beberapa situasi yang perlu dipertimbangan, salah satunya dampak dari Pandemi Covid-19.
Ketika dilakukan langkah yang tidak populer, tapi ada hitung-hitungannya nanti larinya bukan hanya pada pengelola kawasan taman nasional lore Lindu, tapi yang terdampak itu tentunya ada pemerintah daerah, pihak kepolisian.

“Jadi kami tidak diam, kami terus melakukan simulasi dan koordinasi dengan pihak terkait,” katanya.
Penanganan aktivitas tambang emas Dongi-Dongi diharapkan bisa secepatnya dilaksanakan bersama pihak terkait dan dengan kepolisian.

Jusman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menutup lubang dari aktivitas tambang emas di Dongi-Dongi. Dengan metode menutup lubang dengan campuran semen agar para penambang terhambat melakukan aktivitas pertambangan. “Alat-alat kami sudah siap. Waktu penutupan lubang tambang masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait,” terangnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.