Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

LPj Perusda Palu Hanya Selembar

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anggota DPRD Palu kembali mempertanyakan keberadaan aset perusda pasca ditundanya serah terima LPj-AMJ Direksi Perusda. (Foto: Zainudin Jacub)

PALU – Kalangan anggota Komisi B DPRD Palu, mendukung penundaan serah terima laporan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LPj-AMJ) Perusahaan Daerah (Perusda) oleh Pemkot.

Menurut Anggota Komisi B Ridwan Alimuda, langkah penundaan itu sangat tepat. “Karena saat serah terima LPk-AMJ jajaran Direksi Perusda Kota Palu 2013-2017  hanya menyerahkan satu lembar kertas saja,” kata Ridwan Alimuda.

Kalau LPj  hanya kertas selembar saja, maka kata Ridwan Alimuda. tidak akan diketahui bagaimana pengelolaan Perusda tersebut dalam beberapa tahun terakhir ini. Termasuk soal aset-asetnya.

“Seharusnya dalam LPJ tersebut ada laporan keuangan dan aset dari perusda. Kalau LPj hanya dalam bentuk selembar kertas apa itu bisa dilaporkan semua,” katanya.

Ridwan curiga tidak adanya laporan tentang aset dan keuangan dalam LPj AMJ Direksi Perusda 2013-2017 tersebut, karena ada aset-aset yang telah hilang.

“Saya tidak menuduh, tapi kita menduga aset ini sudah tidak ada bahkan ada yang dijual,” katanya.

Menurutnya, hingga kini tidak ada pendapatan asli daerah (PAD) yang disetor oleh Perusda ke daerah. “Termasuk juga aset perusahaan tambang sampai saat ini tidak ada hasilnya,” ungkapnya.

Menurut Ridwan, sudah berulang-ulang dewan meminta rincian keuangan Perusda. Namun itu tidak pernah diserahkan ke dewan dengan alasan file laporan keuangan terbakar.

Olehnya itu, Politisi PPP ini akan mengusulkan kepada pimpinan Komisi B untuk memanggil kembali pihak Perusda ke DPRD untuk memberi penjelasan soal aset-aset yang dikelolanya itu.(zai)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.