Limbah Flay Ash PLTU Panau Dianalisa Kembali

- Periklanan -

Ilustrasi warga sekitar PLTU Panau berdemo di depan Kantor Polda Sulteng 1 November 2016 lalu. (Foto: bmzIMAGES)

PALU – Hasil uji laboratorium flay ash pengoperasian PLTU Panau yang dilakukan oleh lembaga Batan, telah rampung. Dan hasil uji lab flay ash tersebut akan dilakukan analisa kembali di Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LDH) Kota Palu, Musliman kepada Radar Sulteng, usai acara pelantikan pejabat eselon III dan IV di halaman kantor Wali Kota Palu, Kamis (19/1).

- Periklanan -

“Insya Allah besok (Jumat, red), hasil uji lab itu akan dibawa ke Untad untuk dianalisa,” ungkap Musliman. Namun, dirinya belum dapat menyebutkan seperti apa hasil uji lab yang telah dilakukan oleh lembaga Batan sebelumnya.

Intinya, setelah dilakukan analisa oleh pihak Untad Palu, maka hasil akan akan disosialisasikan ke masyarakat Kota Palu khususnya masyarakat sekitar pengoperasian mesin PLTU Panau. Dan selanjutnya, akan ditindak lanjuti. Sebagaimana hasil analisa yang telah dilakukan oleh pihak Untad nantinya.

“Apakah, PLTU ditutup, dan dipindahkan pengoperasiannya, ataukah bagaimana. Nanti kita lihat hasilnya,” pungkasnya.

Dia menegaskan, apabila hasil uji lab flay ash pengoperasian mesin PLTU Panau benar sangat berbahaya terhadap lingkungan kesehatan masyarakat sekitar, maka mau tidak mau, lokasi PLTU akan segera direkomendasikan untuk ditutup dan dipindahkan. (sur)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.