Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Lima Strategi Cegah Paham Intoleran

Dibahas Saat Menerima Kujungan FKUB Gorontalo 

PALU – Lima program strategi mencegah paham intoleran, radikalisme dan terorisme FKUB Provinsi Sulteng dibahas dalam kunjungan silaturahim FKUB Provinsi Gorontalo, Rabu (6/11). Program-program tersebut dimaksudkan untuk membangun kehidupan beragama yang humanis inklusif.

Sekretaris FKUB Sulteng,  Dr. H. Muhtadin Dg. Mustafa, M.HI menjelaskan, kunjungan kedua lembaga yang konsen terhadap kerukunan umat beragama tersebut disambut dengan hangat dan diterima oleh Pengurus FKUB Provinsi Sulawesi Tengah melalui pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu.

 

Selain bersilaturahim kepada pengurus FKUB Sulteng, kunjungan FKUB Provinsi Gorontalo juga sharing program berkaitan dengan pembinaan kerukunan umat beragama di Sulteng. Dijelaskan ketua FKUB Sulteng, Prof Dr H Zainal Abidin MAg bahwa, untuk mencapai maksud tersebut maka setiap umat beragama harus mengedepankan lima strategi. Yang pertama, memahami perbedaan. Kedua, mengedepankan persamaan. Ketiga, saling memahami dan saling percaya. Keempat, moderasi beragama (adil dan toleran) dan, kelima, adanya kesadaran global terutama dalam penggunaan media social.

Ditambahkan Muhtadin, rombongan dari provinsi tetangga tersebut sebanyak 30 orang yang terdiri dari FKUB Provinsi Gorontalo sebanyak 7 orang dan FKUB Kabupaten Boalemo sebanyak 23 orang. Pertemuan silaturrahim ketiga FKUB (Sulteng, Gorontalo dan Boalemo) yang difasilitasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu Drs. H. Maksum Rumi, MM ini berlangsung  penuh kekeluargaan.

Para pihak yang hadir dalam pertemuan ini yakni dari Provinsi Sulawesi Tengah antara lain Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah Dr. H. Rusman Langke, M.Pd, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Irwan Duwila Kasub Bidang Ketahanan Kemasyarakatan dan agama, Ketua FKUB Sulawesi Tengah Prof. Dr. H. Zainal Abidin. M.Ag bersama pengurus FKUB Sulteng, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Palu Drs. H. Maksum Rumi, MM dan para penyuluh keagamaan se Kota Palu.

Sedangkan dari pihak FKUB Gorontalo hadir Ketua FKUB Provinsi Gorontalo Drs. KH. Abdul Rasyid Kamaru. M.Pd.I bersama 7 orang pengurus lainnya, Ketua FKUB Kabupaten Boalemo Drs. H. Muh. Taufik Kumali, MM bersama rombongan dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Boalemo H. Harun Yunus, S.Ag. M.HI mewakili pemerintah Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua FKUB Provinsi Gorontalo Drs. KH. Abdul Rasyid Kamaru. M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyambutan oleh FKUB Sulawesi Tengah yang sudah berkenan menerima dan menjamu rombongan FKUB dari Gorontalo. Selanjutnya Ketua FKUB Kabupaten Boalemo Drs. H. Muh. Taufik Kumali, MM menjelaskan maksud kunjungan ini antara lain sebagai bentuk dukungan moril kepada masyarakat Kota Palu, Sigi dan Donggala untuk terus bangkit membangun ekonomi dan kehidupan lainnya pasca bencana 28 September 2019 lalu.

Yang mana mereka juga telah melihat secara langsung dampak dari bencana tersebut terutama tempat-tempat ibadah baik masjid maupun gereja yang rusak akibat bencana tersebut.

Selain itu juga dimaksudkan untuk melakukan sharing program pembinaan kehidupan umat beragama yang rukun dan damai bersama FKUB Sulteng.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi TengahDr. H. Rusman Langke, M.Pd dalam sabutannya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran FKUB Provinsi Gorontalo dan Boalemo bahwa kunjungan ini akan semakin memberikan semangat berorganisasi di FKUB dan mendapatkan ide-ide cerdas yang nantinya akan diimplementasikan dalam bentuk program-program FKUB khususnya menyangkut pembinaan kehidupan umat beragama.

Kakanwil Agama Rusman Langke sangat merespon dan mendukung berbagai program yang dilakukan oleh FKUB Sulteng dalam memperkuat bangunan kerukunan dan kehidupan umat beragama yang damai dan harmonis karena program-program tersebut sangat membantu Kementrian Agama dalam mengimplemtasikan visi dan misinya.

Ketua FKUB Sulteng Prof. Dr. H. Zainal Abidin. M.Ag menjelaskan bahwa sejak menerima Surat Keputusan Gubernur Sulteng awal Januari 2019 lalu sebagai Pengurus FKUB Sulteng, maka FKUB Sulteng telah melakukan berbagai program-program, baik program mandiri maupun program kemitraan antara lain program “Muhibbah Kerukunan” yang baru saja selesai dilaksanakan dalam bentuk kunjungan dan dialog dengan para pimpinan majelis agama dan umatnya guna memperkuat trilogy kerukunan (kerukunan inter umat beragama, antara umat beragama dan antara umat beragama dengan pemerintah).

Pertemuan yang dipandu oleh Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah Dr. H. Muhtadin Dg. Mustafa, M.HI berlangsung akrab dan penuh makna silatrurrahim antara pengurus FKUB. (acm)

 

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.