Lantik BPD PHRI, Longki Tagih Janji OJK

- Periklanan -

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola, MSi menagih janji Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait fasilitas kredit untuk kalangan pengusaha perhotelan dan restoran yang terdampak bencana alam. Hal itu diungkapkan Longki di sela-sela sambutannya pada pelantikan Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulteng di Restoran Kampoeng Nelayan Palu, Minggu (27/1).
Hal itu diungkapkan Longki menanggapi sambutan Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) PHRI Hariadi Sukamdani yang mengharapkan dukungan pemerintah pusat dan daerah untuk pemulihan sektor perhotelan dan restoran yang terdampak bencana alam di Kota Palu, Sigi dan Donggala 28 September 2018.

“Beberapa waktu lalu Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat berkunjung ke Palu, menjanjikan penyaluran kredit baru untuk para pengusaha, termasuk hotel dan restoran yang siap bangkit kembali pasacabencana,” ungkap Gubernur Longki.
Gubernur Longki mengungkapkan, bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat berkunjung ke Palu pernah menjanjikan akan mengucurkan kredit baru kepada para pengusaha yang siap bergerak kembali agar ekonomi daerah segera pulih.

- Periklanan -

“Janji OJK ini yang dinantikan untuk bisa memberikan masa relaksasi untuk pinjaman yang sedang berjalan saat bencana terjadi, juga terhadap kucuran kredit baru,” katanya Longki.
Gubernur Longki berharap kepada para pengusaha perhotelan dan restoran atas musibah yang terjadi segera bisa terjadi pemulihan karena jasa hotel sangat dibutuhkan untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di daerah ini.
Ketua BPP PHRI Hariadi Sukamdani mengatakan, bahwa sektor perhotelan dan restoran bertekad menjadi pihak yang terdepan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia untuk mencapai target kunjungan 20 juta orang pada 2019.
Menurut dia, sektor perhotelan merupakan investor terbesar di sektor kepariwisataan Indonesia yang telah memberiakn kontribuasi signifikan dalam mendatangkan sekitar 15 juta wisman tahun 2018.
Sementara itu Ketua BPD PHRI Sulteng yang baru dilantik Fery taula berharap pemerintah segera memberikan kepastian soal pemberian masa relaksasi untuk kredit yang sedang berjalan, menyalurkan pinjaman baru untuk membangun kembali aset yang rusat serta kepastian hukum tentang penggunaan lahan di sepanjang Teluk Palu yang selamat ini menjadi lokasi menarik untuk membangun hotel berbintang.

Bencana alam 28 September 2018 menyebabkan sekitar 75 persen hotel di Kota Palu, Sigi dan Donggaka terdampak ringan, sedang dan berat, namun khusus hotel berbintang, 100 persen mengalami dampak berat.

“Sampai sekarang baru empat hotel berbintang yang mulai beroperasi terbatas, Hotel Santika, Villa Hotel Sutan Raja, Villa Hotel Swiss-Bell, dan Amazing Beach Hotel and Resort,” ucapnya.(ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.