Lama Menghilang, Sekkab Parimo Ekka Pontoh Kembali Bertugas

- Periklanan -

Ekka Pontoh (kanan) duduk berdampingan dengan Kajari Parimo, Jurist Prercisely Sitepu pada FGD Perumda di aula lantai II kantor Bupati Parimo kemarin. (foto: aslan)

PARIMO –Lama menghilang, Sekretaris Kabupaten(Sekkab) Parigi Moutong (Parimo), Ekka Pontoh, SH, MH kembali bertugas, Senin (30/1).

Ekka terlihat menjadi moderator Forum Grup Diskusi (FGD) Draft Raperda Perumda di aula lantai II Kantor Bupati Parimo kemarin. Menariknya lagi, Ekka yang berstatus terpidana kasus korupsi di Dinas Perhubungan tahun 2013 berdasarkan putusan kasasi MA dengan vonis hukuman enam tahun penjara, terlihat duduk berdampingan dengan Kajari Parimo, Jurist Prercisely Sitepu.

Kehadiran Ekka tersebut menimbulkan pertanyaan sejumlah kalangan mengingat Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu telah menunjuk Abdul Radjab Pokay sebagai Plt Sekkab Parimo. Namun setelah ditanyakan kepada Radjab, ternyata jabatan Plt tersebut telah dicabut oleh Bupati.

Menjawab pertanyaan wartawan, Ekka mengaku mendapat perintah Bupati Parimo untuk bertugas kembali sebagai Sekkab.

- Periklanan -

“Saya mendapat perintah dari Bapak Bupati melalui telepon agar saya kembali masuk kantor menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabupaten. Setelah menerima perintah melalui telepon tersebut saya kembali menemui beliau secara langsung untuk memastikan perintah tersebut. Ternyata perintahnya tidak berubah, saya diperintahkan bertugas kembali mulai hari ini (kemarin,red),”ujar Ekka usai memimpin FGD.

Ditanya soal proses kasus hukum yang menjeratnya, Ekka enggan berkomentar dengan alasan persoalan tersebut sudah ditangani oleh kuasa hukumnya.

“Saya tidak mau berkomentar karena sudah kuasa hukum saya yang menanganinya,”jelasnya.

Ekka juga membantah soal informasi pengunduran dirinya sebagai Sekkab Parimo.

Ditempat terpisah Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu  membenarkan perintah kepada Ekka Pontoh untuk bertugas kembali sebagai Sekkab Parimo. Menurutnya, jabatan Ekka Pontoh sebagai Sekkab akan berakhir jika yang bersangkutan sudah dieksekusi oleh Kejari Parimo. Samsurizal juga membenarkan sudah mencabut jabatan Plt Sekkab dari Abdul Radjab Pokay terhitung sejak Senin (30/1) kemarin.

Radjab katanya kembali bertugas pada jabatan sebelumnya sebagai  Kepala Dinas Keuangan dan Aset. (aji)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.