Laksanakan Upacara Hari Bhayangkara Secara Virtual

Polda Sulteng Torehkan Prestasi di Usia 74 Bhayangkara

- Periklanan -

PALU – Hari Bhayangkara ke 74 kali ini menjadi satu hal bersejarah bagi Kepolisian Republik Indonesia. Tahun ini peringatan Hari Bhayangkara diperingati dengan suasana di masa pandemi Covid-19.

Masa pandemi Covid-19 ini, Polri bertugas untuk mengamankan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona yang saat ini telah memasuki masa tatanan kehidupan baru ( New Normal).

Di samping tetap menjalankan tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, memelihara kamtibmas dan menegakkan hukum.

Pandemi Covid-19 telah berdampak luas terhadap tatanan kehidupan masyarakat Indonesia baik disektor ekonomi, sosial, budaya dan keamanan. Sehingga rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun ini sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di mana bangsa Indonesia dalam kondisi penuh keprihatinan karena pandemi Covid-19 yang masih melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Dampak sosial ekonomi maupun keamanan yang timbul akibat pandemi ini perlu diantisipasi dengan baik. Sehingga pimpinan Polri menetapkan thema peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 ini yaitu ”Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif”.

Di mana sangat tepat dimaknai bahwa Polrisebagai alat negara yang bertugas memelihara Kamtibmas harus senantiasa hadir untuk masyarakat, terlebih dalam masa sekarang ini.

Sehingga rangkaian kegiatan yang digelarpun dilakukan secara sederha dan dapat mewujudkan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari pandemi Covid-19
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto, SIK menerangkan setidaknya Polda Sulawesi Tengah dengan mempedomani arahan pimpinan Polri telah menyelenggarakan 5 (lima) agenda rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 yaitu Bakti sosial, Pemuliaan nilai-nilai Tribrata, Ziarah dan tabur bunga di TMP, Upacara hari Bhayangkara ke-74 dan Syukuran yang kesemuanya dilaksanakan dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan.

Lebih lengkap Didik menjelaskan, rangkaian kegiatan peringatan hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 yang dilakukan oleh Polda Sulteng dan Polres jajaran dengan agenda tersebut di atas, mulai dari Bakti Sosial dalam rangka memperingati hari Bhayangkara telah dilaksanakan Polda Sulteng dan Polres jajaran mulai tanggal 14-26 Juni 2020 yaitu berupa :

Penyerahan paket sembako kepada fakir miskin, buruh/karyawan yang di PHK, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, tenaga medis, kaum disabilitas dan beberapa kelompok masyarakat lainnya yaitu sebanyak 3.325 paket. Kemudian melaksanakan rapid test di beberapa tempat berjumlah 2.936 (dua ribu sembilan ratus tiga puluh enam) orang, donor darah yang diikuti oleh 1.079 (seribu tujuh puluh sembilan) orang, Pembagian Hand Sanitizer sebanyak 1.729 (seribu tujuh ratus dua puluh sembilan) buah.

Pembagian Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 960 (sembilan ratus enam puluh) Pcs, Pembagian Masker sebanyak 5.875 (lima ribu delapan ratus tujuh puluh lima) buah, Pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM gratis kepada warga yang lahir 1 Juli sebanyak 50 (lima puluh) buah, Pembagian beras sebanyak 145.000 (seratus empat puluh lima ribu) Kilogram, Bedah rumah sebanyak 1 (satu) Unit, Kerja bakti sebanyak 53 (lima puluh tiga) lokasi, Penyemprotan disinfektan sebanyak 54 (lima puluh empat) lokasi, Pengobatan gratis sebanyak 300 (tiga ratus) orang.

Kegiatan kedua adalah pemuliaan nilai-nilai Tribrata yaitu berupa pelaksanaan upacara tradisi pencucian pataka Polda Sulteng “Wira Dharma Brata” pada hari Rabu tanggal 24 Juni 2020,pemaknaan dari pencucian Pataka agar generasi penerus Polri mampu menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya, dibawah kekuatan dan motivasi bendera pataka “Wira Dharma Brata”.

- Periklanan -

“Upacara ini juga bertujuan untuk menyucikan nilai-nilai luhur dan juga sebagai semangat insan Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah dalam melaksanakan tugas pokoknya secara profesional, modern dan terpercaya (Promoter) sesuai apa yang terkandung dalam pataka “Wira Dharma Brata,” jelas Didik

Agenda ketiga adalah Ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tatura Palu yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020. Dan puncaknya pada hari ini Rabu tanggal 1 Juli 2020 untuk pertama kalinya dalam sejarah upacara hari Bhayangkara ke-74 dilaksanakan secara virtual dengan Inspektur upacara Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta yang diikuti Polda dan Polres jajaran dengan mengundang tamu terbatas pada forkopimda dan tokoh agama/masyarakat.

Upacara Hari Bhayangkara ke-74 dilaksanakan Polda Sulteng secara virtual berlangsung di Ruang rapat utama (Rupatama) dan dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Sulteng, Danrem 132 Tadulako, Danlanal Palu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, Ketua Pengadilan Tinggi Sulteng, Kepala BNNP Sulteng, Kepala BIN Sulteng, perwakilan Tokoh agama, dan pejabat utama Polda Sulteng dengan tetap mempedomani protokol kesehatan dan ditutup dengan acara syukuran.

Sementara itu untuk capaian khususnya kegiatan operasional maupun pembinaan Polda Sulteng dan jajaran selama semester I tahun 2020 dibandingkan semester I-2019, Kabidhumas Polda Sulteng menginformasikan bahwa Jumlah angka kejahatan konvensional yang ditangani Ditreskrimum beserta jajarantercatat 2.764 kasus yang dapat diselesaikan 2.133 kasus atau 54,73%, sedangkan semester I-2019 sebanyak 3.897 kasus atau turun 29,07%. Dari kejahatan konvensional kasus yang menonjol adalah pencurian biasa 463 kasus, penganiayaan 457 kasus, curat 238 kasus, curanmor 236 kasus, penipuan 210 kasus, penggelapan 179 kasus, KDRT 133 kasus, pengancaman 86 kasus, curas 56 kasus dan pengrusakan 74 kasus.

Jumlah angka kejahatan yang ditangani Ditreskrimsus dan jajaran tahun 2020 tercatat 144 kasus atau meningkat 9,09% dibandingkan semester I-2019 yaitu 132 kasus, dengan jenis kasus yang menonjol terkait UU ITE yaitu pencemaran nama baik 45 kasus, penipuan 27 kasus, asusila/pornografi 11 kasus dan berita bohong 9 kasus.

Untuk penanganan kasus penyalahgunaan Narkoba 2020 sebanyak 272 kasus mengalami peningkatan 22,52 % dibandingkan tahun 2019 sebanyak 222 kasus, pelaku yang terlibat juga meningkat 10,13% dimana tahun 2020 sebanyak 337 orang dengan narkotika jenis sabu yang disita 28.205,849 gram, sedangkan tahun 2019 sebanyak 306 orang dan narkotika jenis sabu yang disita 2.969,8499 gram.

Pada tahun 2020 barang bukti selain sabu, juga diamankan narkotika jenis ganja 4,39 gram, extasi 2.883 butir, obat daftar g sebanyak 3.551 butir, tembakau gorila 3 paket. Tahun 2020 Satker Polres terbanyak melakukan pengungkapan kasus narkoba adalah Polres Palu 43 kasus, Polres Parigi Moutong 39 kasus dan Polres Banggai 29 kasus, secara kualitas Polda Sulteng menjelang hari Bhayangkara ke-74 pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2020 berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 25 Kg, ini prestasi luar biasa Polda Sulteng untuk menyelematkan generasi penerus Sulawesi Tengah.

Sementara untuk angka kecelakaan lalu lintas tahun 2020 mengalami penurunan 35,48 % yaitu telah terjadi 480 kasus laka, korban meninggal 132 jiwa, sedang tahun 2019 terjadi 744 kasus laka dengan korban meninggal 167 jiwa atau korban meninggal turun 20,95 %, korban luka berat turun 38,69 %, korban luka ringan turun 27,84 %, dengan kerugian materiil karena laka pada tahun 2020 Rp 1.870.500.000.

Penegakkan hukum tindak pidana perairan oleh Ditpolairud Polda Sulteng tahun 2020 tercatat hanya 4 kasus dibanding tahun 2019 sebanyak 9 kasus atau turun 44,4 %. Secara internal dalam menegakkan Peraturan disiplin dan Kode Etik Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulteng setidaknya telah mencatat 201 kasus atau naik 64,75 % dibandingkan tahun 2019 dengan rincian 159 kasus pelanggaran disiplin, 41 kasus dan 1 kasus pidana.

Sejak ditetapkannya covid-19 sebagai pandemi, Polda Sulawesi Tengah dan Polres jajaran telah melaksanakan Operasi Kepolisian Aman Nusa II-2020 tentang penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19), dengan tugas mendisiplinkan masyarakat dengan cara-cara humanis tentang standar protokol kesehatan yang saat ini memasuki masa tatanan kehidupan baru (New normal).

Kegiatan Ops Aman Nusa II-2020 lebih mengedepan tindakan pembinaan dan pencegahan dengan melakukan pembersihan lingkungan, penyemprotan disinfektan, pembagian sembako, pembagian masker, pembagian hand sanitizer, pengobatan gratis dan kegiatan sosial lain.

Diharapkan kepada masyarakat Sulawesi Tengah dalam menghadapi tatanan kehidupan baru (New Normal) di masa pandemi covid-19, agar dapat bekerjasama dengan seluruh stake holder pemerintah dalam penanganan penyebaran covid-19. “Utamanya tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, membentuk lingkungan tempat tinggal yang tangguh dan bebas dari covid-19 mulai dari RT, RW, Kelurahan/Desa sampai tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota,” tutup mantan Kapolres Kolaka ini. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.