Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Lagi, Jembatan Gantung Kalukubula Roboh

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Seperti ini kondisi terakhir jembatan gantung Kalukubula-Tinggede yang roboh, setelah diterjang oleh air sungai Kalukubula, Kamis (8/6). (Foto: Nendra)

SIGI – Pasca terjadinya hujan lebat yang mengguryur sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), hingga beberapa kabupaten terendam banjir, salah satunya wilayah Kabupaten Sigi. Namun kejadian ini sudah bisa diatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, akan tetapi dampak dari meluapnya air sungai menyebabkan salah satu jembatan yang menghubungkan beberapa desa ambruk.

Jambatan yang putus tersebut adalah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kalukubula dengan Desa Tinggede. Jembatan tersebut masih dalam tahap pengerjaan, dimana pekerja masih mengerjakan siku-siku jembatan tepat dimana akan dipasang lantai jembatan.

Proyek memang belum rampung. Dari data yang dihimpun Radar Sulteng di lapangan sekitar pukul 01.30 wita atau Kamis dini hari (8/6), tiang penyanggah jembatan yang berada di sisi timur itu roboh. Kejadian itu sontak mengejutkan warga sekitar, yang berada tidak jauh dari pembangunan jembatan.

Sementara itu, Kepala Desa Kalukubula, Ahlan Adjlan, mengaku, saat jembatan itu roboh ia pun langsung datang ke lokasi usai mendapatkan informasi dari warganya. Dugaan sementara penyebab jembatan ini roboh, akibat tiang penyangga sebelah timur tidak mampu menahan tekanan volume air yang kuat.

“Saya juga kaget saat diberitahu warga kalau jembatan gantung putus, makanya saya langsung datang ke lokasi kejadian dan melaporkan ini ke dinas terkait dan bupati,” jelasnya, kepada Radar Sulteng.

Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta SSos mengatakan, bahwa musibah seperti ini memang tidak bisa diperkirakan. Karenanya, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran agar tiang penyanggah jembatan bisa diperkokoh lagi terutama di bagian pondasinya.

Untuk pengerjaannya kata Bupati Sigi, bahwa ia sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar pekerjaannya tetap terus dilanjutkan. Sementara masyarakat yang bekerja sebagai penambang pasir di sungai kalukubula, berada tidak jauh dari jembatan akan ditertibkan.

Ditertibkan bukan diberhentikan, akan tetapi penambang digeser dari lokasi saat ini ke lokasi yang lebih jauh dari pembangunan jembatan. Hal ini bertujuan agar pembangunan jembatan menjadi lancar, dan juga bahaya kepada para penambang juga teratasi.

“Jadi penambang kita pindahkan kurang lebih 200 meter dari jembatan. Dan saya berharap dengan pengerjaan kembali, tidak lagi terjadi hal serupa. Karena ini sudah kejadian yang kedua kalinya,” pungkas Irwan Lapatta. (ndr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.