KPUD Tetapkan Zamra Pemenang Pilkada Bangkep 2017

- Periklanan -

AMAN DAN TERTIB : Rapat Pleno Terbuka KPU Bangkep yang mengumukan dan menetapkan perolehan suara pemilukada 2017 di Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (22/2). (Foto: barnabas)

BANGKEP  – Rapat pleno penetapan hasil rekapitulasi suara hasil pemungutan suara pilkada 2017 kabupaten Banggai Kepulauan berjalan tertib dan kondusif. Tak ada riak maupun gejolak yang bisa menyebabkan rapat pleno tersebut ditunda sejak dibuka Rabu pagi (22/2).

Di dalam gedung, pleno terbuka berjalan tertib. Dari penghitungan rekapitulasi suara 12 kecamatan di tiap PPK hanya ditemukan kesalahan kecil yang tidak mengindikasikan kecurangan penghitungan suara. Seperti di salah satu desa di kecamatan Liang terjadi kesalahan tulis dari yang seharusnya 216 suara tertulis 116 suara. Serta di salah satu desa di kecamatan Tinangkugn Utara.

Hasil rekapitulasi pleno terbuka penghitungan suara, KPUD Bangkep menetapkan dan mengumumkan pasangan calon nomor 3 Zainal Mus – Rais Adam sebagai pemenang Pilkada Bangkep, meraih suara terbanyak dengan perolehan 26.675 suara (39,34 persen), disusul pasangan nomor 4 Irianto Malinggong – Hesmon FVL Pandili (Irhes) 22.299 (32,88 persen), kemudian pasangan nomor 2 Hery Ludong – Adjumain Lumbon (Hery Adja) 10.695 persen (15,77 persen) dan pasangan nomor urut 1 Delmard Siako – Nadjib Bangunan (Desa Membangun) 8.144 suara (12,01 persen).

- Periklanan -

Hasil rekapitulasi suara itu sama persis dengan hasil C1 yang dipblikasikan website KPU serta sama dengan hasil tabulasi suara masing masing pasangan calon. Sehingga jalannya pleno berlangsung sehari saja, sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.00 wita.

Rapat dan sidang pleno terbuka dipimpin Ketua KPUD Bangkep M Tamin serta diskasikan oleh ketua KPU Provinsi Sulteng Sahran Raden.  Tamin mengatakan, bahwa penyelenggara pemilukada yakni KPU dan Panwas membuktikan janji komisioner KPU. “Bahwa hari ini sama seperti yang saya ucapkan empat bulan yang lalu. Satu suara di TPS dan satu suara di KPU,” ujarnya yang disambut aplaus peserta.

Ketua KPU Provinsi Sulteng Sahran Raden juga mengatakan, bahwa KPU Bangkep telah menyelenggarakan tahapan pemilukada dengan professional. Tidak ada kecuarangan ataupun keterlibatan penyelenggara memenangkan pasangan calon.

Sementara itu, situasi di luar gedung KPU Bangkep tam[ak lenanggang. Terlihat satu unit water canon disiagakan. Beberapa personel polisi yang stand by terlihat berbincang bincang. Sementara daari jarak sekitar 20 meter dari kantor KPU Bangkep, polisi memasang barier. Kesiapan polisi itu untuk mengantisipasi jika terjadi aksi unjuk rasa sewaktu waktu yang bisa mengganggu jalannya pleno. Sebagaimana diprediksi aparat kepolisian, puncak gejolak pilkada di Bangkep ini pada saat rekapitulasi perhitungan suara. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.