KPUD Tetapkan Amirudin-Abdullah Pemenang Pilkada Kabupaten Buol

- Periklanan -

Ketua KPU Kabupaten Buol Adil Suling, saat memberikan sertifikat Kepala Daerah terpilih Kabupaten Buol kepada Bupati Buol terpilih Amirudin Rauf, disaksikan Wakil Bupati terpilih Abdullah Batalipu, dan Ketua Panwaslih Buol Armila Ardin. (Foto:istimewa)

BUOL – KPUD Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya menetapkan pemenang Pilkada daerah itu, kepada pasangan dr Amirudin Rauf SPOG MSi (Bupati terpilih) dan Abdullah Batalipu SSos MSi (Wakil Bupati terpilih), dalam sebuah rapat pleno terbuka, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kabupaten Buol, Rabu 5 April 2017.

Penetapan itu dilaksanakan, berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Buol Nomor : 09/Kpts/KPU-Kab-024.433186/2017 tanggal 5 April 2017 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buol Tahun 2017.

“Menetapkan pasangan Nomor Urut 1 dr H Amirudin Rauf SpOG MSi dan H Abdullah Batalipu SSos MSi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buol Periode 2017–2022, ” kata Ketua KPU Kabupaten Buol, Adil Suling SSos MM.

Menurut Adil, penetapan itu dilakukan merujuk pada hasil dismisal Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Buol Syamsudin Koloi dan Nurseha Batalipu (disebut pasangan Bersinar), pada sidang pengucapan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (33/PHP.BUP-XV/2017), Selasa (4/4) pukul 11.42 WIB.

- Periklanan -

Berdasarkan putusan MK yang sudah keluar melalui laman resmi MK, permohonan pasangan Bersinar tidak memenuhi kedudukan hukum seperti yang diatur dalam Pasal 158 ayat (2) UU Pilkada. Para pemohon tidak memenuhi syarat selisih maksimal jumlah perolehan suara dengan pasangan calon peraih suara terbanyak.

MK berpendapat meskipun pemohon adalah paslon pada Pilkada Buol 2017, namun pemohon tidak memenuhi ketentuan Pasal 158 ayat (2) huruf d UU 10/2016 dan Pasal 7 ayat (2) huruf d PMK 1/2016. Sehingga pemohon tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan perkara a quo. Dengan demikian, eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait bahwa pemohon tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) beralasan menurut hukum.

Selisih perolehan suara Bupati dan Wabup Buol Amirudin Rauf-Abdullah Batalipu (disebut pasangan Beramal) meraih 36.108 suara atau 46,62 persen, sedangkan pasangan Syamsudin Koloi-Nurseha Batalipu meraih suara 32.414 atau 41,85 persen. Jadi terpaut 5 persen.

“Kami telah menerima putusan MK. Dengan demikian, KPU Buol berdasarkan regulasi Peraturan KPU (PKPU), yakni PKPU Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota, sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2016, akan menetapkan pasangan calon terpilih paling lambat tiga hari setelah putusan MK keluar,” jelas Adil Suling.

Sementara itu, di luar gedung KPU para simpatisan dan tim sukses menyambut kemenangan pasangan Beramal yang akan memimpin Kabupaten Buol selama lima tahun kedepan (2017-2022). ”Kami bersyukur hasil Pilkada Buol tetap dimenangkan petahana sebagai bupati dua periode, ”ungkap Edy Idris, selaku tim sukses Beramal usai rapat pleno.(mch/tam)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.