KPU Tetapkan Delis-Djira Pemenang Pilkada Morut

- Periklanan -

MORUT – KPU Morowali Utara telah menetapkan pasangan Delis Julkarson Hehi dan H Djira Kendjo sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Morut 2020. Paslon ini unggul 681 suara dari rivalnya, Holiliana – H Abudin Halilu.

Pengakuan pemenang Pilkada tersebut diumumkan melalui rapat Pleno terbuka di Aula Kantor KPU Morut, Kelurahan Bahoue, Kecamatan Petasia, Kamis (22/4).

Beberapa jam sesudahnya, DPRD Morut kemudian mengesahkan pasangan Delis –Djira melalui rapat Paripurna bertempat di gedung DPRD setempat.

Pada pleno tersebut sejumlah pejabat turut menyaksikan, di antaranya Ketua DPRD Morut Hj Megawati Ambo Asa, Kapolres Morut AKBP Bagus Setiyawan, dan Ketua Bawaslu Morut Andi Zainudin.

Ketua KPU Morut Yusri Ibrahim, didampingi empat komisoner KPU dalam pembacaan berita acara penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Morut terpilih pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 104/PHP.BUP-XIX/2021 dalam Pilkada Morut 2020 menyebutkan, keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan KPU MOrut Nomor 35/PL.02.7-Kpt/7212/KPU-Kab/IV/2021.

“Pada rapat Pleno terbuka, KPU Morowali Utara menetapkan pasangan calon nomor urut 01 Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS dan H Djira K sebagai
Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara terpilih pada Pilkada Morut 2020,” kata Yusri.

Pada pemilihan 9 Desember 2020, PSU 14 Desember 2020, serta PSU 19 April 2021, pasangan nomor urut 01 Delis –Djira akhirnya meraih kemenangan 50,5 persen atau sebanyak 34.335 suara.

Sementara itu pasangan nomor urut 02 Holiliana – Abudin memperoleh 49,5 persen atau meraup sebanyak 33.654 suara.

Saat pilkada Morut 2020, KPU mencatat total data pemilih sebanyak 87.374 jiwa, sudah termasuk 360 jiwa pemilih disabiltas. Jumlah itu terdiri dari DPT 85.085, DPPh 623, dan DPTb 1.666.

Pada saat tiga kali pencoblosan tersebut, total pengguna hak pilih hanya mencapai 69.743 jiwa, terdiri dari DPT 67.465, DPPh 614, dan DPTb 1.664. Totalan itu sudah termasuk 298 disabilitas pengguna hak pilih.

Setelah penghitungan suara, KPU menetapkan hanya 69.743 surat suara dinyatakan sah. Sedangan 1.754 surat suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Yusri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan figur pemimpin yang mampu membawa Morut sejajar daerah yang telah maju. Harapan terpenting adalah tidak membuat masyarakat menderita.

“Di pundak bapak berdua (Delis-Djira), kami titipakn perjuangan pemekaran Morowali Utara. Jangan sampai dilupakan amanah rakyat, marwah dari perjuangan pemekaran ini untuk membawa masyarakat menjadi sejahtera,” kata Yusri.

KPU juga mengapresiasi pihak TNI, Polri, dan Bawaslu serta berterimakasih kepada seluruh masyarakat Morut yang telah berpartisipasi pada kelancaran pilkada.

“Kami menyampaikan rasa terimkasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh elemen, mari kita jaga persatuan dan kesatuan daerah ini,” tandasnya.

Sebagai pasangan terpilih, Delis mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan begitu luar biasa.

Delis mengemukakan penetapan ini merupakan awal dari demokrasi yang sesungguhnya guna mengisi pembangunan daerah sehingga bisa mewujudkan masyarakat Morut yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

- Periklanan -

“Tentunya kami tetap mengharap dukungan dan doa dari segenap pihak untuk kami bisa memikul amanah dan tanggungjawab guna membangun dan mensejahterakan masyarakat Morut,”

Perhelatan pilkada sudah selesai dengan penetapan pemenang. Saatnya seluruh elemen masyarakat untuk kembali bergandengan tangan menyatukan hati dan tekad membangun daerah.

“Kemarin kita boleh berbeda pilihan, sekarang tidak ada lagi paslon 01 atau paslon 02, yang ada sila ketiga Pancasila yaitu persatuan Indonesia,” serunya.

Delis lantas mengakui dia dan Djira mempunyai hutang atas kemenangan ini. Karena itu cara untuk menebusnya yakni membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat.

“Sebagai manusia kami tidak luput dari kesalahan, sebab itu izinkan kami menghaturkan permohonan maaf atas segalanya,” sebut Delis.

Di kesempatan itu, LO Paslon 02 Arman Purnama Marunduh mewakili seluruh partai pengusung menyampaikan permohonan maaf Holiliana dan Abudin Halilu karena tidak sempat hadir pada pleno tersebut.

Arman selanjutnya mengucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang telah mensukseskan Pilkada Morut 2020 dengan jujur, adil, aman, dan damai.

Pasca penetapan ini, Arman menyebutkan pihaknya menitipkan daerah ini kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih sebab daerah ini dibangun dengan dasar persatuan dari semua unsur masyarakat.

“Kita semua telah berkorban banyak untuk daerah ini mewujudkan pemekaran Morut. Banyak hal-hal yang harus diperhatikan, banyak hal yang harus dibangun, daerah ini tidak boleh terpuruk terus-menerus,” ujarnya.

Arman menyampaikan bahwa daerah ini harus dibangun di atas persatuan masyarakat. Oleh karena itu pihaknua menitipkan daerah Morut agar semakin maju kedepannya dan mampu berdaya saing dengan kabupaten-kabupaten lain di Sulteng.

Sekretaris Partai Gerindra itu juga mengimbau seluruh elemen termasuk seluruh pendukung paslon 02 untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas.

“Kita semua sayang daerah ini, jangan sampai hanya karena Pilkada ada perpecahan. Daerah ini butuh pemimpin dan dukungan seluruh masyarakat demi mewujudkan Morut ke arah yang lebih maju,” tandas Arman.

Sementara itu, pada paripurna penetapan dan pengumuman paslon terpilih pilkada Morut 2020 disahkan oleh 16 dari 25 anggota DPRD Morut yang hadir saat itu.

Ketua DPRD Morut Hj Megawati Ambo Asa selanjutnya mengapresiasi kinerja penyelenggara dan seluruh pihak terkait mulai dari Bawaslu, TNI, Polri, dan masyarakat Morut.

Megawati juga mengajak masyarakat untuk kembali menyatukan kebersamaan demi mengawal tugas-tugas pemimpin daerah dalam melaksanakan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Mari bersama kita bersatu dan mendukung pemerintah membangun daerah ini,” imbaunya.

Hingga kemarin, Radar Sulteng belum mendapatkan informasi akurat terkait pelantikan Delis-Djira. Namun menurut Kabag Humas dan Protokol Setdakab Morut Herry pinontoan pelantikan tersebut akan digelar di kantor Gubernur Sulteng pada Jumat (30/4) besok.

“Sesuai info yang kami himpun 99 persen jadi (pelantikan bupati dan wakil bupati) hari Jumat,” tulis Herry via pesan whatsapp. (ham)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.