KPU Sebut DPRD Sulteng Belum Usulkan PAW Budi Luhur

- Periklanan -

PALU-Masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) kini mulai mempertanyakan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) almarhum Budi Luhur Larengi, mantan anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Golkar, dan pernah menjadi Ketua Pansus penanganan bencana alam gempa bumi yang terjadi pada 28 September 2018 yang meluluhlantakan Kota Palu, Kabupatan Sigi, Donggala dan Parigi Moutong (Parimo).

Almarhum Budi Luhur yang meninggal dunia karena sakit, pada Rabu 24 Maret 2021 lalu, telah berbuat begitu banyak di DPRD Sulteng. Bahkan berkali-kali menduduki jabatan penting, hasil kerjanya pun sangat terasa, terutama ketika menjadi ketua Pansus penanganan bencana di Sulteng.

Masyarakat pun terutama dari daerah Pemilihan (Dapil) Donggala dan Sigi, menginginkan satu slot kursi yang kosong ditinggal almarhum segera terisi, tentu saja dari kader partai Golkar yang ketika Pemilu 2019 lalu digelar menjadi calon anggota legislatif (Caleg) untuk DPRD Sulteng.

Di tengah masyarakat, sudah berhembus berbagai info atau kabar, bahwa yang akan menjadi calon PAW almarhum Budi Luhur adalah H. Ridwan Yalidjama, yang diketahui memiliki suara terbanyak kedua sesudah Budi Luhur.

Namun, ketika dikonfirmasi Radar Sulteng kepada Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming, mengatakan, belum ada proses pengusulan calon PAW dari DPRD Sulteng atas nama Budi Luhur dari Partai Golkar.

” Sejauh ini belum ada surat yang dimaksud dari DPRD Provinsi, ” ungkapnya, Kamis (20/5).

- Periklanan -

Tanwir lalu menjelaskan dasar hukum proses PAW seorang anggota DPRD Sulteng adalah berdasarkan PKPU No 6 Tahun 2019 yang merupakan perubahan dari Peraturan KPU (PKPU) No 6 Tahun 2017 Tentang Pergantian Antar Waktu Anggota DPR, Dewan Perwakilan Daerah, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, pada Pasal 6 (1) menyebutkan Pimpinan DPR, DPD, DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota menyampaikan surat tentang nama anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota yang berhenti antar waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 kepada KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, H. Moh. Arus Abdul Karim, mengatakan pihaknya sudah melakukan proses untuk PAW terhadap almarhum Budi Luhur di DPRD Sulteng.

Arus mempersilakan media untuk melakukan konfirmasi-konfirmasi kepada KPU Sulteng, bagaimana dan siapa yang akan diperoses menjadi anggota DPRD Sulteng PAW dari Partai Golkar menggantikan almarhum Budi Luhur.

“ Kalian cari sana di KPU (KPU Sulteng, red). Disana jelas datanya siapa yang akan menggantikan almarhum pak Budi Luhur, “ kata Arus, saat dikonfirmasi.

Kepaada media ini, mantan Caleg DPRD Sulteng dari Partai Golkar, H. Ridwan Yalidjama, menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan pimpinan partai, dalam hal ini Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng.

“ Saya tidak bisa berkomentar. Itu terserah partai. Saya menunggu saja proses yang akan dilakukan oleh partai, karena kewenangan ada sama ketua partai, “ singkat Ridwan Yalidjama.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.