Kota Palu Dijadikan Tempat Produksi Cap Tikus, Sita 4 Ton

- Periklanan -

PALU – Pengolahan minuman keras (Miras) tradisional jenis cap tikus, ternyata tidak hanya diproduksi di luar Kota. Kota Palu pun, kini sudah menjadi tempat pengolahan Miras jenis Cap Tikus. Tidak tanggung-tanggung, rumah produksi Cap Tikus ini berada di tengah-tengah perumahan warga.

Tempat pengolahan Miras jenis cap tikus yang diproduksi di Jalan Emi Saelan, Lorong Darussalam, yang digrebek aparat kepolisian, Selasa (17/4). (Foto: Istimewa)

Mendapat informasi adanya pengolahan Miras illegal di dalam Kota Palu, pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng, langsung melakukan penggrebekan Selasa, (17/4) kemarin sekitar pukul 14.30 wita. Penggrebekan ini sendiri, dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulteng, Kombes Pol Diki Budiman.

- Periklanan -

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng menyebutkan, bahwa pengolahan cap tikus tersebut, berada di Jalan Emi Saelan, Lorong Darussalam. Dari penggrebekan yang dilakukan, petugas mengamankan kurang lebih 4 ton cap tikus. Pemilik dari tempat pengolahan cap tikus ini, diketahui bernama Mardin (32).

Warga di sekitar rumah pelaku sendiri, mengaku sama sekali tidak mengetahui, jika rumah tersebut dijadikan sentra produksi cap tikus. Memang, secara sepintas rumah yang dikontrak khusus oleh Mardin, yang merupakan warga Puebongo itu, dari luar layaknya rumah biasa.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwanto, mengungkapkan, barang bukti maupun pemilik sudah diamankan di Mapolda Sulteng. Pemilik sendiri bakal dijerat dengan pasal 13 huruf 2 , Perda Kota Palu nomor 10 tahun 2004. “Ancaman kurungan 6 bulan dan denda Rp50 juta,” terang Kabid Humas.

Adapun barang bukti Miras yang disita, masing-masing 12 drum plastik ukuran 250 liter berisi cap tikus, 36 dus berisikan miras dalam botol air minera, serta satu kantung plastik berisikan Miras. Rumah yang dijadikan tempat produksi Miras sendiri juga sudah di-police line oleh aparat kepolisian. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.