Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Korban Terseret Sungai Dampala Belum Ditemukan

MOROWALI – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menurunkan personel dari Pos Unit Siaga Morowali untuk mencari dua warga Dampala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali yang terbawa arus saat menyeberang Sungai Dampala, pada Selasa (11/6) lalu.
Jembatan penghubung yang roboh diterjang banjir antara Desa Dampala dan Siumbatu membuat masyarakat harus memutuskan untuk menyeberangi sungai yang masih berarus deras. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang dapat dilalui menuju Kecamatan Bahodopi dan sebaliknya. “Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan dari pelapor, ibu Harni, bahwa 2 orang terseret arus saat menyeberang di sungai Dampala, Bungku Tengah,” kata Kepala Kantor SAR Palu, Basrano, Rabu (12/6).
Lanjut Basrano, Pos Unit Siaga SAR Morowali menggunakan rescue car dan 1 unit rubber boat pada pukul 09.50 wita, Selasa (11/6), dengan jarak tempuh 60 km. Pukul 23.00 wita tim rescue tiba dilokasi kejadian selanjutnya tim berkoordinasi dengan pihak keluarga.
“Dikarenakan malam sudah larut maka pencarian baru dimulai pada Rabu pagi (Kemarin, red) pukul 07.00 wita, namun sebelumnya pencarian telah dilakukan oleh potensi SAR dengan hasil nihil,” jelas Basrano.
Menurut keterangan Basrano menyebutkan, Selasa 11 Juni tepatnya pukul 09.00 wita 8 orang warga Dampala sedang menyeberang di Sungai Dampala. Ketika menyebrang 2 orang diantaranya terseret arus sungai yaitu Bahtiar (29) dan Adi (29). Dengan saksi mata ke enam rekan korban dan Koramil.
“Pencarian hari ini dilakukan dengan menyisir sungai Dampala, selain tim rescue dari Basarnas pencarian juga dibantu oleh Tagana, KPA dan masyarakat setempat,” tutupnya. (acm/*)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.