Kontraktor Belum Dibayar, Puskesmas Bungku Tengah Disegel

- Periklanan -

Puskesmas Bungku Tengah, Kabupaten Morowali masih di tutup hingga sekarang. (Foto: Moh. Faisal)

MOROWALI-Proses pekerjaan rehabilitasi total gedung perawatan Puskesmas Bungku yang berada di Kelurahan Bungi, Kecamatan Bungku Tengah ternyata menuai persoalan. Pasalnya, Puskesmas yang mulai dipekerjakan pada tahun 2016 itu sudah rampung. Akan tetapi, hingga saat ini Puskesmas tersebut belum bisa dioperasikan.

Informasi yang berhasil dihimpun, proyek rehabilitasi Puskesmas yang dikerjakan oleh CV.Putra Mutiara dengan anggaran Rp.1.264.660.009 Milyar rupiah tersebut belum bisa ditempati dikarenakan upah kontraktor belum dibayarkan.

“Yang saya tahu, Puskesmas itu belum bisa digunakan karena disegel kontraktornya. Karena, upah mereka belum terbayarkan,”ungkap salah seorang pegawai Puskesmas Bungku yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Rabu kemarin (8/3).

- Periklanan -

Akibat belum dibayarnya kontraktor hingga Puskesmas Bungku itu disegel, terpaksa ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Bungku digunakan sebagai ruang bersalin dan pengobatan lainnya.

“Selain melayani pasien yang gawat darurat, disini juga melayani pasien yang hendak melakukan persalinan, rawat inap bahkan ruang IGD ini juga dijadikan sebagai Apotek,”jelas wanita berambut panjang ini.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait hal tersebut Bupati Morowali Anwar Hafid membenarkan bahwa kontraktor yang mengerjakan Puskesmas Bungku belum terbayarkan. Sebab, anggaran dari pusat untuk membayar kontraktor itu belum tercairkan.

“Iya benar, kontraktor belum dibayar. Karena, triwulan ke empat belum di bayar karena dana transfer pusat untuk triwulan empat sampai saat ini belum keluar dari pusat,”singkat Anwar saat dihubungi Rabu kemarin.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.