Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Komputer Kurang, Sekolah Pinjam Laptop ke Ortu Siswa

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Model Palu tidak bisa berbuat banyak soal pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), yang rencananya akan dilaksanakan Mei mendatang. Pasalnya, menghadapi ujian tersebut sekolah ini masih membutuhkan komputer. Guna memantapkan kesiapan, sekolah terpaksa meminjam laptop orang tua siswa.

“Kanwil sudah tanyakan kesiapan kami. Yang jelaskan seluruh sekolah negeri diharapkan siap untuk UNBK,” kata Kepala MTsN Model Palu Hj Nurlaili kepada Radar Sulteng ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/2).

Makanya kata Hj Nurlaili, pihaknya berupaya untuk memenuhi kebutuhan komputer yang masih kurang. Untuk saat ini di sekolah yang dipimpinnya itu memiliki 23 unit komputer. “Dalam waktu dekat ini ada ketambahan lagi. Diperkirakan total komputer yang ada sebelum UNBK, mencapai 50 unit,” terangnya.

Untuk pelaksanaan UNBK nanti, kata Nurlaili, dengan jumlah siswa peserta UNBK berjumlah 305 siswa, maka sekolah membutuhkan sekitar 100 unit komputer. “Setiap 1 komputer, diperuntukkan 3 orang siswa,” jelasnya.

Berkaitan dengan surat permohonan pinjaman yang ditujukan kepada orang tua/wali siswa, Nurlaili menegaskan hal tersebut sudah sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan UNBK. “Dari kementerian pendidikan juga minta peran semua pihak untuk membantu pelaksanaan UNBK,” sebutnya.

Nurlaili menyebutkan tidak ada persoalan dengan adanya edaran tersebut. Pihaknya mengaku sedang mendata siswa yang bisa meminjamkan laptop untuk pelaksanaan UNBK. Sekalipun laptop dari siswa tidak mencukupi untuk pelaksanaan UNBK nanti, Nurlaili mengatakan sudah ada opsi yang lain.

“Kami juga sudah buat MoU dengan STMIK Adhi Guna. Sekiranya komputer di sekolah kami tidak cukup, UNBK nya akan dilaksanakan di STMIK Adhi Guna,” tuturnya.

Masih menurut Nurlaili, pihaknya masih berusaha untuk mendata siswa yang memiliki laptop. Sehingga pihaknya berupaya UNBK nantinya dilaksanakan di sekolah. “Jika laptopnya nanti saat pelaksanaan UNBK tidak mencukupi, para peserta UNBK harus ke STMIK Adhi Guna untuk ujiannya,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.