Kompetisi Sepak Bola Gubernur Cup 2017 Dimulai

- Periklanan -

Gubernur Sulteng Longki Djanggola melakukan tendangan perdana pertandingan eksibisi antara PS Kramat Jaya dengan Persipal. Ini sebagai simbol resmi dibukanya turnamen sepakbola Gubernur Cup 2017, di Lapangan Sepakbola PS Kramat Jaya, Lasoani, Minggu (1/10) sore. (Foto: Arwansyah)

PALU– Turnamen sepakbola  Gubernur Cup 2017 yang dilaksanakan di lapangan sepak bola PS Kramat Jaya, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Mantikulore resmi dibuka, kemarin (1/10).

Ditandai dengan tendangan perdana oleh Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, yang di damping sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Sulteng, DPRD Provinsi, pejabat di lingkungan Pemkot Palu, DPRD Kota Palu, pengurus PSSI dan tokoh masyarakat setempat.

Longki mengapresiasi warga Kecamatan Mantikulore, khususnya warga dan tokoh masyarakat Lasoani atas inisiatifnya sehingga turnamen ini terlaksana. Ia berharap kegiatan turnamen sepakbola yang diikuti sebanyak 32 klub dari Kota palu, Donggala, Sigi dan Parimo ini berlangsung lancar. Ia juga berharap kepada pemain yang dikordinir oleh klub masing-masing dan klub-klub yang bertanding agar menjaga sportivitas.

“Kegiatan turnamen ini dibuka untuk menjalin silaturahim. Saya berharap kepada para pemain agar selalu bermental bagus. Jangan sampai ada perkelahian. Saya berharap kegiatan pertandingan yang direncanakan selama lebih dua bulan ini berjalan lancar sampai akhir pertandingan,” ujar Longki, dalam sambutannya.

Harapan senada juga diungkapkan Wali Kota Palu yang diwakili Sekkot, Asri SH. Ia mengatakan, sepakbola ini adalah satu cabang olah raga yang digemari semua kalangan, dan bukan hanya laki-laki tapi juga perempuan.

- Periklanan -

“PSSI itu awalnya dibentuk juga sebagai alat perjuangan merebut kemerdekaan. Semangat itui yang harus kita junjung tinggi. Pemain juga harus tetap jaga sportivitas, jangan mudah terpancing,” ujar Asri.

Dalam permainan sepakbola, kata dia, ada empat aspek yang harus dimiliki. Fisik yang kuat, teknik yang bagus, taktik yang jitu dan mental yang bagus. Bila empat aspek itu terpenuhi tim sepak bola maka kemenangan bisa diraih.

Ketua Panitia Drs Imran Sahalia Msi menyatakan, turnamen ini telah direncanakan sejak bulan Juli 2017 lalu. Tahap awal yang dilakukan panitia bersama dengan warga dan tokoh masyarakat Kelurahan Lasoani adalah pembenahan lapangan.

“Alhamdulillah saat ini lapangan sepak bola Kramat Jaya ini sudah bisa digunakan, walaupun belum 100 persen tuntas,” ujar Imran.

Tujuan turnamen kata dia selain untuk membina bakat pesepakbola juga sebagai ajang silaturahim dan hiburan bagi masyarakat Kelurahan Lasoani dan warga di sekitarnya. Dana untuk kegiatan ini berasal dari swadaya masyarakat, bantuan pemerintah dan juga pihak swasta.

Usai seremoni pembukaan kemarin dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi antara PS Kramat Jaya B dengan Persipal Palu. Di akhir pertandingan, Kramat Jaya B kalah 0-1, melalui drama adu pinalti. Senin (2/10) sore ini, akan bertanding di Grup A, antara Ps Kramat Jaya A  vs  PS Rajawali dari Desa Petapa, Kabupaten Parigi Moutong. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.