Komisi B Soroti Keuangan Perusda Palu

- Periklanan -

Anggota DPRD dari Komisi B saat menggelar rapat kerja dengan Perusda, Jumat (6/9/2017) sore. (Foto; Zainuddin Jacub)

PALU – DPRD Palu kemarin menggelar Rapat Rapat Kerja dengan Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Palu.

Rapat ini agendanya adalah membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) dari Perusda untuk tahun 2018. Rapat ini langsung menghadirkan Direktur Perusda yang baru  Suarman.

Dalam rapat   beberapa persoalan yang disorot oleh anggota Komisi B DPRD Palu, mulai dari laporan  keuangan Perusda hingga utang dari perusaan milik Pemkot tersebut.

“Dari laporan keuangan Perusda hingga 31 Juli perusahaan tersebut hanya punya simpanan uang sebesar Rp129 ribu lebih dalam kasnya,” kata Anggota Komisi B Ridwan Alimuda.

- Periklanan -

Sementara kata Ridwan, Perusda memiliki utang sebesar Rp460 juta di Bank tidak termasuk bunga. “Ini yang masih akan kita pertanyakan dalam pertemuan selanjutnya,” kata Ridwan.

Anggota Komisi B meminta Direksi Perusda yang baru jangan hanya fokus ke usaha terkait dengan kontraktor karena tidak banyak yang akan didapat.

“Perusda harus mendongkar produk-produk UKM . Kalau hanya kontraktor tidak banyak yang didapat,” kata Ridwan lagi.

Komisi B juga meminta Perusda tidak lagi menjual Sianida. “Kalau masih menjual akan kami rekomendasikan ke pemerintah bahwa sianida tidak boleh dijual lagi karena tidak menghasilkan. Kalau ada hasil kenapa uang di kas hanya Rp129 ribu,” tukas Ridwan.

Rapat dengan Perusda itu sendiri tidak berlangsung lama karena dalam rapat Direktur Perusda hanya membawa program kerja dari perusahaan tersebut untuk tahun 2018.

Komisi B rencananya akan menggelar pertemuan dengan Perusa pada kamis pekan depan.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.