Kodam Merdeka Asistensi TMMD di Kulawi Selatan

- Periklanan -

Salah satu bangunan rumah warga yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah oleh aparat TNI dalam kegiatan TMMD di Kulawi Selatan. (Foto: istimewa)

SIGI – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 di Kecamatan Kulawi mendapat asistensi langsung dari Kodam XIII (tigabelas) Merdeka. Rabu (26/4), tim asistensi dari Kodam Merdeka meninjau langsung ke lokasi TMMD.

Tim tersebut dipimpin oleh Kepala Infolahtadam XIII/Merdeka Kolonel Inf Nugroho serta Irdaben Itdam XIII/Merdeka Mayor Inf Samsul didamping Dandim 1306 Donggala, Letkol Kav I Gede Masa dan Kasiter Korem 132 Tadulako, Letkol Inf Zulnalendra. Selain melihat langsung progres pengerjaan bedah rumah sebanyak 30 unit di Kecamatan Kulawi Selatan, dan pengecekan posko TMMD, tim ini juga berdialog dengan masyarakat yang rumahnya mendapat bantuan bedah rumah ini.

- Periklanan -

Salah satu warga yang ditemui, mengaku senang dan bersyukur bisa mendapatkan bantuan berupa perbaikan rumah ini. Warga bernama Sumiati ini pun mengungkapkan, jika harus mengumpulkan uang untuk memperbaiki sendiri rumahnya, maka akan memakan waktu yang lama. “Syukurnya ada kehadiran TNI, dan ini sangat membantu kami masyarakat kecil,” jelas Sumiati.

Sementara Obet, warga Kecamatan Kulawi Selatan yang juga mendapat bantuan perbaikan rumah ini, mengucapkan terimakasihnya dan berharap kegiatan-kegiatan semacam ini dapat berlanjut. “Kami minta TMMD ini dilanjutkan. Banyak manfaatnya,” kata dia.

Dari laporan di Posko TMMD, menyebutkan rincian desa yang mendapat bantuan, masing-masing untuk Desa Lempelero ada 4 unit rumah direhab dengan progres sudah mencapai 70 persen, kemudian di Desa Gimpu ada 7 unit rumah dengan progres 69 persen, Desa Tompibugis 2 unit rumah dengan progres 67 persen, Desa Lawua 2 unit rumah dengan progres 69 persen, Desa Palamaki 4 unit rumah dengan progres 72 persen dan Desa Tomua 11 unit dengan progres 71 persen.

Adapun jumlah personel yang dilibatkan ; Korem 12 orang, Kodim 32 orang, TNI Angkatan Laut 3 orang, Pemerintah Daerah 7 orang, Polres 8 orang, Yonif 714 83 orang serta masyarakat sekitar 120 orang. Meski diburu oleh waktu, suasana keakraban dan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat tetap terjaga. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.