Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Khatib Idul Fitri Muhammadiyah, Ungkap Krisis Moral

HANIF
UNGKAP KRISI MORAL: Khatib Shalat Ied di halaman Unismuh Palu, H Irman Umar menyinggung soal krisis moral yang terjadi saat ini.

PALU – Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, namun sayangnya negeri ini terus menerus tempat dipentaskannya berbagai macam krisis dan tragedi akhlak dan moral yang memilukan.
Penegasan ini, merupakan salah satu point yang disampaikan, Drs H Irman Umar, MPd, khatib shalat ied yang diselenggarakan Muhammadiyah di halaman Universitas Muhammadiyah Palu, Rabu (5/5).
“Saat ini pembasmian korupsi seperti lebih sering menemukan jalan buntu, namun penangkapan dengan dalih terorisme begitu sering mengukir prestasi,”kata H Irman Umar yang juga Ketua Majelis Tablig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Sulawesi Tengah.
Dalam khutbahnya, Irman Umar mengungkap fakta-fakta miris. Katanya, belum lama ini kita dikejutkan oleh seorang hakim yang tertangkap basah dalam pesta Narkoba yang tanpa ragu menggelontorkan uang Rp10 juta dalam satu malam. Juga fakta yang diungkap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sebanyak 5,9 juta anak Indonesia menjadi pecandu narkoba.
[06:49, 6/5/2019] Abu Ikhwan: “Di Yogyakarta PKBI mencatat sejak 2010-2014 terdapat 32.729 perempuan yang mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) mendapat layanan aborsi di klinik. Diungkap pula bahwa dari 50 persen yang datang ke klinik sudah pernah melakukan upaya aborsi,”tandasnya.
Pelaksanan shalat ied di halaman Unismuh Palu, merupakan salah satu lokasi yang ditetapkan Muhammadiyah Kota Palu. Bertindak sebagai imam Kyiai Ghazali. Seperti halnya pelaksanàan shalat di tempat lain, diawali shalat dua rakaat tepat pukul 07.00 dan khutbah ied. Tampak di antara jamaah, pengurus Muhammadiyah dan jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palu.(hnf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.