Keturunan Dg Manessa Berkumpul dalam Reuni Keluarga

- Periklanan -

DONGGALA-Keturunan La Mappaita atau lebih dikenal Daeng (Dg) Manessa, Minggu (15/9), berkumpul dalam reuni keluarga di tempat rekreasi Al Alzhar Mandiri, Labuan Salumbone, Kabupaten Donggala. Ada sekitar 500 orang keturunan Dg Manessa yang berasal dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi hadir dalam renuni.
Hadir pula Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusli Baco Dg Palabbi yang juga merupakan cicit menantu dari Dg Manessa, mantan Kadis Kesehatan Sulteng dr Abdullah, Kepala SMP Al-Azhar Mandiri Palu Abdul Basit, yang merupakan pencetus digelarnya reuni ini.
“Satu saya inspirasi ketika saya di Amerika, saya melihat di dalam rumahnya orang yang saya tinggal, dia bisa mengumpulkan keluarganya satu stadiun. Nah, berarti saya bilang biar masyarakat individual masih bisa (mengmpulkan keluarganya), dan mereka siap di sela-sela kesibukannya,” terang Basit.
Kata Basit, setelah berkumpul ternyata keturunan Dg Manessa berlatar belakang prefesi yang berbeda-beda. Seperti pemilik rumah makan, kafe, homestay, dokter. Bahkan wagub Sulteng, merupakan bagian dari keluarga besar Dg Manessa, karena menikah dengan Hj Mastura yang merupakan salah satu cicit Dg Manessa.
Basit menekankan bahwa dilaksanakannya reuni ini tidak lain bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar keturunan Dg Manessa. Dia menampik jika pertemuan ini bermuatan politik. Dia hanya berharap dengan adanya pertemuan ini nanti akan lebih kuat persaudaraan. “Bayangkan, hampir 50 persen tidak baku tau. Tapi ketika mereka hadir, mereka bisa berkenalan,” akunya.
“Mudah-mudaham kita makin kuat, makin kompak, dan bermanfaat untuk membangun bangsa, memvangun Sulawesi Tengah dengan kekuatan ini, dan mendukung pemerintah dari mana saja,” tekannya.
Karena kata Basit, negara harus kuat. Untuk mewujudkan negara yang kuat dimulai dari keluarga dan hubungan antar keluarga. Kata Basit lagi, rencananya pertemuan seperti ini akan dilaksanakan setahun sekali. Tepatnya pada momen Idul Fitri. Sebab menurutnya, momen tersebut sangat tepat karena banyak keluarga yang berada di luar daerah yang kembali.
Basit juga menambahkan, nantinya silsilah keturunan Dg Manessa akan dibuat dan dicetak di baliho. “Nanti juga akan ada bukunya. Makanya ini kita lagi mengumpulkan data-data keluarga,” sebutnya.
Sementara Wagub Sulteng, Rusli Baco Dg Palabbi, dalam sambutannya mengaku sangat berbahagia bisa bersama-sama dengan keluarga besar Dg Manessa. Menurutnya, pertemuan ini sangat tepat dilakukan agar antar keluarga bisa saling mengenal.
Dalam kesempatan itu wagub juga memohon doa dari keluarga besar Dg Manessa, agar dalam menjalankan tugas selaku wagub Sulteng diberikan kekuatan dan kesehatan. Sehingga dapat melaksanakan tugas bersama-sama Gubernur Longki Djanggola membangun Sulteng. Rusli juga menyinggung bahwa banyak persoalan yang terjadi pascabencana yang melanda Kota Palu dan sekitarnya. Namun kata dia, tidak perlu lagi saling menyalahkan, mecari siapa yang salah. Diapun mengajak untuk bersama-sama membangun Sulteng, sebagaimana slogannya Sulawesi Tengah Bangkit, Sulawesi Tengah Maju.
“Ini menjadi impian kita. Sesuai dengan visi gubernur, bapak Longki Djanggola, Sulawesi Tengah yang maju Sulaweai Tengah yang mandiri dan Sulawesi Tengah yang berdaya saing. Inilah yang menjadi harapan kita ke depan,” pungkasnya.(fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.