Ketua DPRD Palu Beralih dari Iqbal Magga ke Ishak Cae

- Periklanan -

Ilustrasi aksi teaterikal oleh seniman di Kantor DPRD Palu beberapa waktu lalu. (Foto: bmzIMAGES)

PALU – Proses pergantian Ketua DPRD Kota Palu saat ini Moh Ikbal Andi Magga SH sedang berjalan, dan menuju masa akhir dari sebuah proses. Dalam penjelasan persnya Senin kemarin (17/7), Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, H Arus Abd Karim menjelaskan, proses penyegaran (penggantian Ketua DPRD Kota Palu) dimulakan dari  DPD II Kota Palu, kemudian diajukan ke DPD I Provinsi Sulteng, setelah itu ditindaklanjuti ke DPP Partai Golkar.

“Alhamdulillah beberapa hari yang lalu, kami disampaikan Surat Keputusan dari DPP itu diproses. Prosesnya itu di DPD II Kota Palu dan DPD I Sulteng kapan mau ditindaklanjuti. Dengan pengertian apakah prosesnya ini sudah bisa berjalan atau seperti apa, “ jelas  Arus Abd Karim, yang saat itu  didampingi Sekretaris Amran Bakir Nai, dan beberapa orang pengurus lainnya.

Dikatakannya, Senin pagi kemarin pihaknya sudah mengundang Ketua DPD II Partai Golkar Kota Palu untuk menyampaikan informasi tersebut, dan langsung menggelar rapat pleno tentang penyampaian turunnya SK dari DPP tersebut.

- Periklanan -

“Jadi ini bukan pencopotan, tetapi yang ada adalah penyegaran. Penyegaran ini terjadi di semua tingkatan. Bagi Golkar ini adalah hal yang biasa. Bukan hal yang luar biasa, “ujarnya .

Menurut Arus, akan teruji kader-kader Partai Golkar, apakah dalam proses penyegaran itu bagaimana sikap dari kader partai Golkar. Kepentingan itu terkait kepentingan masyarakat Kota Palu secara keseluruhan. Bukan karena masalah kinerja.  “Jadi istilah pencopotan itu tidak ada. Karena frase kata pencopotan itu orang yang melakukan pelanggaran. Soal nomor surat, saya harus tunggu dulu laporan dari DPD Kota. Apakah mereka sudah melakukan pertemuan untuk itu. Surat itu sekarang ada kepada kami di DPD I Sulteng,’’terangnya, soal lebih memilih kata penyegaran dibanding pencopotan.

Dicecar dengan pertanyaan siapa yang menggantikan Ikbal Andi Magga, Arus menyebut nama Ishak Cae. Soal pergantian itu, sekali lagi Arus Abd Karim bersikukuh semua itu sudah berproses dan berakhir pada penyegaran. “ Inilah hasilnya penyegaran itu, Ishak Cae yang menggantikan Ikbal Andi Maga sebagai Ketua DPRD Kota Palu,’’ sebut Arus.

Di tangan Ishak Cae, tambah Arus,  Golkar berharap adanya perbaikan, terutama menjalin hubungan yang baik dengan eksekutif.  “Bagaimana pak Ishak bisa membangun kerjasama dengan baik dengan eksekutif. Jadi kalau sekarang sudah baik, yah harus ditingkatkan lagi hubungannya dengan eksekutif,’’ tandasnya.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.