DAERAHEKONOMIINTERNASIONALKELAUTAN & PERIKANANNASIONALNUSANTARASULAWESISULTENGSUMATERA

Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Disosialisasikan

SIMBOLIS : Kepala kantor KSOP kelas II Teluk Palu, Mursidi menyerahkan life jackets dalam kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan pelayaran, Selasa (16/8/2022). (FOTO. DOK KSOP TELUK PALU)
Melihat

PALU – Sebagai instansi yang bertugas dalam pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu, turut merangkul seluruh perusahaan kapal, para agen kapal, nahkoda kapal tradisional, berserta stakehorder yang ada di wilayah Teluk Palu.

Salah satunya yakni, dengan memberikan Sosialisasi tentang Keselamatan Pelayaran yang berlangsung di Swiis Bell Hotel Palu Sulawesi Tengah, Selasa (16/8/2022).

Saat ini keselamatan pelayaran bukan hanya dinilai sebagai kewajiban semata, melainkan sudah menjadi suatu kebutuhan dan tanggung jawab bersama baik regulator, operator dan juga pengguna jasa transportasi laut tidak terkecuali para pengguna jasa.

Kepala kantor KSOP kelas II Teluk Palu, Mursidi dalam sambutannya saat membuka acara sosialisasi tersebut mengatakan, bahwa acara sosialiasi keselamatan pelayaran ini merupakan realisasi Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Maklumat Pelayaran No. 51/phbl/2022 tanggal 26 juli 2022.

“Maklumat tersebut memerintahkan kepada semua kepala UPT Perhubungan Laut agar dapat melaksanakan kegiatan kampanye dan sosialisasi keselamatan dan keamanan pelayaran dengan tujuan mencegah terjadinya kecelakaan kapal serta pencemaran lingkungan maritim,” kata Mursidi.

Selain itu, Mursidi menjelaskan, terwujudnya keselamatan pelayaran ini juga tak lepas dari peran serta masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Sehingga harus terjalin koordinasi yang baik antar semua pihak dan hal itu diharapkan dapat meningkat dengan adanya kegiatan sosialisasi Keselamatan Pelayaran ini.

“Kepada Nahkoda yang mengoperasikan kapal diharuskan untuk memiliki alat komunikasi atau radio yang bisa berhubungan dengan SROP atau panggilan darurat serta wajib menyediakan life jacket (pelampung) di kapal guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan di laut akibat cuaca ekstrem dan hal lainnya yang tak terduga,” jelasnya.

Mursidi menjelaskan, kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran yang dilakukan oleh Kantor KSOP Kelas II Teluk Palu ini semoga dapat memberikan nilai positif dengan cara meningkatkan kesadaran dan menanamkan budaya pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran pada masyarakat pengguna jasa serta operator jasa transportasi pelayaran.

Rangkaian kegiatan sosialisasi Keselamatan Pelayaran diakhiri dengan tanya jawab dan pemberian life jackets dan foto bersama. (*/ron)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.